Pospapua.com
Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Giri Wijayantoro (tengah) saat sidak makanan kadaluarga ke salah satu swalayandi Kota Sentani, Jayapura. (hasibuan aman)
Nusantara

Menjelang Natal, Pemkab Jayapura Sidak Makanan Kadaluarsa

Pospapua.com, Jayapura – Menjelang hari raya Natal dan Tahun baru 2019, Wakil Bupati Kabupaten Jayapura Papua, Giri Wijayantoro melalukan sidak (inspeksi mendadak) ke pusat-pusat perbelanjaan untuk melihat apakah masih ada makanan kadaluarsa yang dijual.

‘’ Kami melihat masih kurang telitinya pengelolah swalayan, sehingga masih ada beberapa barang temuan yang sebenarnya sudah harus dibuang karena sudah kadaluarsa, tetapi mungkin keselip sehingga masih dipajang untuk dijual. Jumlahnya tidak banyak juga tetapi tetap merugikan konsumen kalau mereka beli barang kadaluarsa,’’  ujar Giri usai melakukan sidak, Selasa (11/12).

Sidak dilakukan Wakil Bupati bersama Dinas Peternakan, Badan Ketahanan Pangan dan isntansi terkait lainnya. Lima swalayan di Kota Sentani yang didatangi. Sejumlah makanan kadaluarsa ditemukan, seperti sereal, minuman dan beberapa makanan lainnya masih di jual.

Teguran Giri direspon pegawai swalayan dan langsung mengeluarkan makanan kadaluarsa tersebut dari pajangan. 

Penjual, kata Giri seharusnya teliti dan mengganti makanan kadaluarsa dengan produk yang masih baru. ‘’Jadi sebelum mengganti produk yang dipajang, karyawan tau barang yang masih ada, mana makanan yang masih bisa dijual dan mana makanan yang sudah  kadaluarsa. Kita juga berharap kepada management itu sendiri lebih proaktif,  melihat catatan yang laku maupun yang tidak laku dan tetap memperhatikan diperhatikan tanggal kadaluarsanya, sehingga dikeluarkan dari pajangan. Jangan hanya percaya pada laporan karyawan,’’ ujarnya

Giri menghimbau Dinas Perindakop lebih intens mengawasi dan melakukan kunjungan ke toko-toko melihat produk-produk yang dijual agar tidak merugikan masyarakat.

‘’Kita wajib melindungi konsumen. Oleh sebab itu jangan sampai lalai, dan harus dipisahkan yang kadaluarsa dengan yang tidak kadaluarsa. Apabila ada barang kadaluarsa sebaiknya ditempatkan tersendiri dengan dituliskan barang kadaluarsa,” tutupnya .(Hasibuan Aman)

Baca Juga:

Bawaslu Papua: Petugas Pemilu tidak Main-main Kawal Demokrasi

Nethy Dharma Somba

BPK Periksa Pengelolaan Dana Otsus di Kabupaten Jayapura

Nethy Dharma Somba

Hari ini, 20 Jenazah Korban Banjir Bandang Dikubur Massal

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment