Pospapua.com
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menemui warga Wamena di Posko Pengungsi Jayapura, Selasa (1/10). (foto : dok Humas Polda)
Nusantara

Kapolda Papua : Rusuh Wamena Tak Terkait SARA

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura –  Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw tegaskan kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya merupakan ulah kelompok dan tidak berhubungan dengan Suku, Ras dan Agama (SARA).

Penegasan ini menjawab beredarnya berita hoaks yang berkembang di tengah – tengah masyarakat terkait isu SARA dalam kerusuhan di wilayah Wamena, 23 September lalu. Total 33 warga meninggal dalam kerusuhan itu.

“Ini persoalan insidental yang dibuat oleh kelompok, tidak ada hubungannya dengan Ras, Suku dan Agama (SARA). Itu saja yang mau saya tegaskan,” kata Paulus Waterpauw kepada wartawan di Makodam XVII/Cenderawasih, Sabtu (5/10).

Waterpauw menyatakan akan mengejar penyebar berita hoaks yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat. Dia meminta masyarakat dapat memberikan informasi sekecil apa pun untuk mengungkap penyebar hoaks di Papua.

“Pelaku Hoaks kita sedang mengejar mereka. Saya pikir warga memberikan masukan (input) kepada kami sekecil apa pun, nanti kita tangani dengan Mabes Polri,” tegasnya.

Jenderal asal Papua ini mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan berita hoaks yang bertujuan agar meninggalkan Papua. “Kalau mendapatkan berita yang berisi saudara harus meninggalkan tempat ini (Papua), itu bohong belaka,” kata Waterpauw.

Menyingkapi situasi di Wamena, Polda Papua akan mengirimkan satu kompi pasukan bawah kendali operasi (BKO) Brimob ke Wamena, Kabupaten Jayawijaya untuk memperkuat keamanan pascakerusuhan di wilayah tersebut.

Pengiriman pasukan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat disekitar Wamena. Total 451 personel aparat keamanan telah mengamankan wilayah Wamena pascakerusuhan.

Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua menyoroti berkembangnya hoaks isu agama dalam kerusuhan di Wamena. Bahkan, Ketua MUI Papua, Kiai Haji Saiful Islam Al-Payage menegaskan bahwa kerusuhan di Wamena bukan konflik agama.

“Banyak berita hoaks beredar di luar Papua bahwa ini (kerusuhan Wamena) atas nama agama, itu sangat tidak benar,” tegas Saiful saat ditemui di kediamannya Kota Jayapura, Jumat (4/10).

Menurut Saiful, di Papua tidak pernah ada masalah agama. Selama ini, dirinya pun telah berkomitmen dengan para pastor dan pendeta agar menjaga “Ukuwah Diniyyah” persaudaraan antar agama. (Asi)

Baca Juga:

Kapolda : Mahasiswa Aset Bangsa, Jangan Jadi Korban Kepentingan Elite

Syaiful

1.200 Warga Keerom Terima Sertifikat Tanah Gratis

Nethy Dharma Somba

Pemblokiran Internet Efektif Redam Hoaks di Papua

Syaiful

Leave a Comment