Pospapua.com
Kapolda-Pimpin-Apel
Kapolda Papua, Irjen Paulus Waterpauw didampingi Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab menyalami anggota TNI di Wamena, Senin (14/10). (foto : Humas Polda)
Headline

Jelang Pelantikan Presiden, Empat Daerah di Papua Rawan Disusupi Perusuh

Oleh : Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura – Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw menyebut, empat daerah di Papua rawan gangguan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, 20 Oktober mendatang.

Empat daerah rawan gangguan dimaksud meliputi Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika dan Kabupaten Jayawijaya. Keempat daerah tersebut akan menjadi prioritas dalam pengamanan mendatang.

“Daerah prioritas mungkin Jayapura (Kota Jayapura), Sentani (Kabupaten Jayapura), termasuk Wamena (Kabupaten Jayawijaya) dan Mimika. Mungkin itu yang menjadi prioritas,” terang Waterpauw kepada waratwan di Mapolda, Selasa (15/10).

Berdasarkan hasil video conference dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, kata Waterpauw, Polda Papua diperintahkan untuk melakukan video conference setiap hari dalam memberikan arahan-arahan langsung kepada jajaran.

“Jadi mulai hari ini sampai tanggal 20 Oktober, kita akan terus melakukan komunikasi lewat video conference untuk mengecek sejauh mana situasi dan upaya-upaya cipta kondisi sedemikian rupa dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah masing-masing,” kata Waterpauw.

Polda Papua telah membuat rencana pengamanan di wilayah Papua, termasuk objek vital. Misalnya, bandara maupu pelabuhan, serta rumah ibadah yang ada di Papua. “Kami membuat rencana pengamanan karena kita punya bandara, pelabuhan-pelabuhan dan tempat keramaian, termasuk tempat ibadah,” tuturnya.

Langkah ini, kata Waterpauw, untuk mengantisipasi gangguan dari pihak-pihak tertentu yang gagal membuat kerusuhan di wilayah Ibu Kota maupun Jawa, menjelang pelantikan 20 Oktober mendatang.

“Kita khawatir, Jakarta Raya atau Jawa diperketat, mereka melakukan lambungan ke wilayah kita (Papua), sehingga kita jaga dengan rencana pengamanan yang dikonsepkan oleh Karo Ops ,” terangnya.

Jenderal asal Papua ini menyatakan telah membagi tugas dengan para pejabat utama sebagai Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) di daerah menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden mendatang. (Asi)

Baca Juga:

Tokoh Papua Geram, Separatis Bersorak Wiranto Ditusuk

Syaiful

Hingga Sore, Terjadi 31 Kali Gempa Susulan di Mamberamo Raya

Nethy Dharma Somba

Menteri Agama Diperiksa KPK Hari Ini Sebagai Saksi

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment