Pospapua.com
MCH
Nasional

Jamaah Haji Indonesia Mulai Bergerak ke Arafah untuk Wukuf

Oleh: Nurcholis |

Pospapua.com, Makkah — Jamaah haji Indonesia mulai diberangkatkan menuju Arafah pada Jumat (9/8) secara bertahap untuk melaksanakan wukuf. Saat ini, seluruh jamaah haji sudah berada di Tanah Suci yang jumlahnya mencapai 212.732 orang, yang tergabung dalam 529 kelompok terbang (kloter).

“Jamaah haji Indonesia, karena jumlahnya sangat banyak, maka akan dilakukan pemberangkatan secara bertahap. Pada 9 Zulhijjah, atau Sabtu (10/08) pagi, jamaah sudah harus berada seluruhnya di Arafah,” kata Menteri Agama Lukman Saifuddin, di Makkah, Rabu (7/8).

Rencananya, jamaah akan diangkut ke Arafah menggunakan 21 bus yang telah disiapkan bagi masing-masing maktab. Fase pemberangkatan jamaah haji dari Makkah ke Arafah pada 8 Zulhijjah yang bertepatan dengan 9 Agustus ini akan terbagi dalam tiga tahap.

Tahap pertama, jamaah akan diberangkatkan pada pukul 07.00 – 12.00 WAS. Kedua, jamaah yang diberangkatkan pada pukul 12.00 – 16.00 WAS. Ketiga, pemberangkatan jamaah pada pukul 16.00 – 24.00 WAS.

“Tiga tahapan itulah yang harus dipahami oleh jamaah kita, agar mereka tidak perlu menunggu di luar hotel. Sudah ada petugas-petugas yang memandu, jadi sebaiknya jamaah menunggu di kamar sebelum waktunya keberangkatan,” dia menambahkan.

Diawasi Maktab

Sementara, Kabid Transportasi PPIH Asep Subhana menyampaikan proses pemberangkatan jamaah dari Makkah menuju Arafah akan diawasi Maktab serta petugas transportasi PPIH.

“Jamaah akan diminta turun ke lobi hotelnya berdasarkan urutan lantai tempat mereka menginap. Kita akan mulai dari lantai paling bawah,” tutur Asep dikutip MCH.

Hal ini menurut Asep untuk menghindari kemacetan penggunaan lift pada masing-masing pemondokan.

“Jadi kita akan mulai meminta turun jamaah yang berada di lantai 1, kemudian secara berurutan, mereka yang tinggal di lantai 2, 3, dan seterusnya,”ungkapnya.

Saat ini, menurut Asep, guna pengangkutan masa puncak haji, pemerintah Arab Saudi mengerahkan seluruh bus yang ada di Makkah.

“Termasuk juga bus sekolah berwarna kuning yang biasa melintas di jalanan kota Makkah serta bus shalawat. Saat ini seluruh angkutan itu telah dikumpulkan di terminal Muzdalifah,” imbuh Asep.(ck/asi)

Baca Juga:

Unjukrasa Anarkis, Empat Polisi Terbakar, 15 Mahasiswa Diperiksa

Syaiful

Din Serukan Warga Muhammadiyah Pilih Capres yang Bela Umat

hamim

Ustadz Bachtiar Nasir: Lembaga Survei akan Malu Hadapi Kekuatan Fakta

Nethy Dharma Somba

Leave a Comment