POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

GIIAS 2021 Akan Jadi Tanda Pemulihan Ekonomi Indonesia: Gaikindo

GIIAS 2021 Akan Jadi Tanda Pemulihan Ekonomi Indonesia: Gaikindo

Ini adalah tanda pemulihan ekonomi setelah epidemi COVID-19

Jakarta (Antara) – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap gelaran Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2021 menjadi tanda pemulihan ekonomi negara dari pandemi COVID-19.

“Pameran ini menjadi acara yang sangat penting bagi Indonesia. Ini sebagai tanda pemulihan ekonomi pasca wabah COVID-19,” kata Ketua Umum Jaikindu Johannes Nangui di Jakarta, Kamis.

Nangui optimistis GIIAS 2021 akan menjadi pendorong tercapainya tujuan industri otomotif nasional, baik dalam memaksimalkan pencapaian domestik maupun menjadi penyumbang devisa negara terbesar melalui ekspor.

Menurut dia, salah satu dukungan pemerintah terhadap industri otomotif dalam negeri adalah Program Insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM DPT) ditanggung Pemerintah.

Ia menjelaskan, program tersebut berhasil mendongkrak industri yang tahun lalu terpuruk akibat pandemi COVID-19.

“April dan Mei 2020 kami melihat penurunan hanya 5.000 unit per bulan. Tahun ini, setelah (lonjakan kasus COVID-19) pada Juni dan Juli, penjualan Agustus-September kami kembali menjadi 85.000 unit (setiap bulan ). Ini luar biasa.”.

Lebih lanjut Nangui berharap GIIAS edisi tahun ini dapat mendorong kemajuan industri otomotif Indonesia.

GIIAS 2021 akan terus menghadirkan inovasi teknologi terkini dari dunia otomotif. Untuk memastikan hal tersebut, Gaikindo telah mendapat dukungan dari anggotanya yang juga mengikuti acara tersebut, ujarnya.

Berbagai produk dan teknologi yang dipamerkan merupakan salah satu bukti pencapaian industri otomotif Indonesia. Kita patut berbangga, kata Nangui.

GIIAS 2021 akan diselenggarakan pada 11-21 November 2021 di ICE (Indonesia Convention Fair), BSD City, Tangerang. Pameran akan digelar dalam bentuk fisik dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Dua puluh empat merek mobil akan bergabung dalam pameran, termasuk yang memproduksi mobil penumpang dan kendaraan komersial.

READ  'Bagian yang mudah sudah berakhir': Ketidakpastian membayangi setelah pemulihan ekonomi global COVID-19

Tiket masuk GIIAS 2021 hanya akan tersedia di aplikasi GIIAS Auto360. Pengunjung akan dikelompokkan menjadi tiga sesi setiap hari untuk memastikan tidak ada keramaian di area pameran.

Berita terkait: Indonesia berencana memproduksi 600.000 mobil listrik pada 2030
Berita terkait: Indonesia akan mulai produksi mobil listrik pada 2023-2024: Presiden
Berita terkait: Industri otomotif Indonesia menghadapi tantangan dalam penjualan online