POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Ulasan Amazfit T-Rex Ultra 2: Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai Panjang

Ulasan Amazfit T-Rex Ultra 2: Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai Panjang

Amazfit kembali menghadirkan smartwatch outdoor premium melalui T-Rex Ultra 2. Perangkat ini menyasar pengguna yang membutuhkan jam tangan pintar tahan banting untuk aktivitas harian maupun olahraga ekstrem, mulai dari pendakian gunung hingga olahraga air.

Dengan bodi titanium berukuran besar, baterai tahan lama, serta dukungan navigasi lengkap, T-Rex Ultra 2 mencoba bersaing dengan produk premium seperti Apple Watch Ultra 2, Samsung Galaxy Watch Ultra, dan Huawei Watch Ultimate 2. Namun, ukuran besar dan keterbatasan aplikasi masih menjadi catatan penting.

Desain Kokoh dengan Material Titanium

Bodi Besar dan Tangguh

Amazfit membekali T-Rex Ultra 2 dengan casing titanium berdiameter 51 mm dan ketebalan hampir 15 mm. Desainnya terlihat tegas dan maskulin, khas jam tangan outdoor.

Bobot smartwatch ini mencapai sekitar 93 gram lengkap dengan strap, tetapi masih terasa cukup ringan untuk ukuran perangkat rugged. Strap berbahan karet selebar 26 mm dapat diganti tanpa alat khusus, meski sistem penguncinya masih proprietary.

Layar AMOLED 1,5 inci dilindungi bingkai titanium yang juga menjadi tempat lampu senter LED bawaan. Fitur ini cukup berguna untuk aktivitas malam hari atau kondisi darurat.

Tahan Air hingga Menyelam

T-Rex Ultra 2 mendukung sertifikasi ketahanan air hingga 10 ATM dan diklaim mampu digunakan menyelam sampai kedalaman 45 meter. Jam ini juga memenuhi standar militer MIL-STD-810H untuk ketahanan di kondisi ekstrem.

Di sisi bodi terdapat empat tombol fisik besar yang mudah dijangkau saat olahraga atau menggunakan sarung tangan.

Layar AMOLED Cerah untuk Outdoor

Amazfit menggunakan panel AMOLED 1,5 inci dengan resolusi 480 x 480 piksel dan kepadatan 322 PPI. Tingkat kecerahan maksimum mencapai sekitar 2.642 nits saat sensor cahaya aktif, membuat layar tetap mudah dibaca di bawah sinar matahari.

Meski demikian, beberapa kompetitor premium masih menawarkan tingkat kecerahan lebih tinggi. Permukaan kaca juga cukup mudah meninggalkan sidik jari saat digunakan intensif di luar ruangan.

Fitur always-on display tersedia dengan berbagai opsi kustomisasi. Namun, layar menggunakan PWM 60 Hz yang berpotensi menyebabkan mata cepat lelah bagi sebagian pengguna sensitif.

Fitur Kesehatan dan Olahraga Lengkap

BioCharge dan PAI untuk Memantau Kondisi Tubuh

Amazfit menghadirkan fitur BioCharge untuk memantau energi tubuh berdasarkan kualitas tidur, tingkat stres, variabilitas detak jantung, dan aktivitas harian.

Selain itu, terdapat sistem PAI yang menghitung aktivitas fisik selama tujuh hari dan menghubungkannya dengan denyut jantung pengguna. Fitur ini membantu pengguna memahami intensitas latihan secara lebih menyeluruh.

Mendukung Lebih dari 180 Mode Olahraga

T-Rex Ultra 2 mendukung lebih dari 180 mode olahraga, termasuk latihan interval dan rute latihan khusus. Smartwatch ini juga mampu mendeteksi beberapa jenis olahraga secara otomatis.

Selama pengujian, fitur auto-tracking bekerja cukup akurat. Amazfit juga menyediakan Zepp Coach berbasis AI untuk membuat program latihan personal.

Navigasi dan GPS Andal

Salah satu kekuatan utama T-Rex Ultra 2 ada pada sistem navigasi. Smartwatch ini mendukung dual-band GPS dan berbagai sistem satelit global untuk meningkatkan akurasi lokasi.

Pengguna dapat mengunduh peta offline langsung ke jam tangan, termasuk peta ski dan golf. Fitur navigasi balik arah dan pencarian rute tercepat juga tersedia.

Bagi pengguna di Indonesia yang gemar mendaki gunung atau touring jarak jauh di area minim sinyal, fitur ini menjadi nilai tambah yang cukup relevan.

Performa Stabil dan Baterai Tahan Lama

Amazfit tidak mengungkap detail chipset yang digunakan. Meski begitu, performa sistem terasa responsif dalam penggunaan sehari-hari.

Perpindahan aplikasi dan navigasi menu umumnya berjalan lancar, walau sesekali muncul sedikit lag saat scrolling cepat.

Baterai Bisa Bertahan Hingga 10 Hari

Daya tahan baterai menjadi salah satu keunggulan utama T-Rex Ultra 2. Amazfit mengklaim smartwatch ini mampu bertahan hingga 30 hari, tetapi dalam pengujian penggunaan penuh dengan always-on display aktif dan fitur olahraga otomatis, perangkat bertahan sekitar 10 hari.

Angka tersebut tetap tergolong impresif dibanding banyak smartwatch premium lain yang biasanya hanya bertahan 2–4 hari.

Pengisian daya dilakukan melalui magnetic charging pad dan membutuhkan sekitar 60 menit untuk mengisi penuh baterai 870 mAh.

Fitur Panggilan dan Asisten Suara

T-Rex Ultra 2 dilengkapi speaker dan mikrofon sehingga dapat digunakan menerima panggilan telepon saat smartphone berada di dekat pengguna.

Jam ini juga mendukung balasan pesan melalui keyboard QWERTY penuh, voice input, maupun quick reply. Notifikasi aplikasi dapat diatur langsung melalui aplikasi Zepp.

Amazfit turut menghadirkan asisten suara Zepp Flow yang disebut berbasis OpenAI. Asisten ini dapat digunakan secara offline untuk sebagian fungsi dasar seperti membuka aplikasi atau mengubah pengaturan jam.

Namun, fitur pembayaran digital masih terbatas dan belum sepraktis kompetitor yang mendukung layanan pembayaran lebih luas.

Kesimpulan

Amazfit T-Rex Ultra 2 menawarkan kombinasi desain tangguh, navigasi lengkap, serta baterai tahan lama dalam satu perangkat. Smartwatch ini cocok untuk pengguna aktif yang sering berolahraga outdoor atau membutuhkan perangkat wearable dengan ketahanan tinggi.

Meski demikian, ukuran bodi yang besar mungkin kurang nyaman untuk semua pengguna. Dukungan aplikasi dan fitur pembayaran digital juga masih belum selengkap ekosistem smartwatch premium lainnya.

Dengan harga sekitar 550 euro atau setara belasan juta rupiah, T-Rex Ultra 2 menjadi pilihan menarik bagi pencinta aktivitas ekstrem yang mengutamakan daya tahan dan fitur navigasi.