POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menetapkan protokol sosial baru untuk menghidupkan kembali kegiatan event di Medan

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menetapkan protokol sosial baru untuk menghidupkan kembali kegiatan event di Medan

Medan, IndonesiaDan 15 Oktober 2021 /PRNewswire/- Indonesia Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meluncurkan kampanye CERPEN Hygiene, Health, Safety and Environmental Sustainability (CERPEN) untuk media publik dan lokal di Medan, Sumatera Utara, pekerjaan 13 Oktober 2021.

(dari kiri ke kanan): Gina Vibriona, MC;  Eddy Rodoyo, Wakil Menteri Pariwisata dan Event Organizer;  Irwansyah Harahap, Direktur Festival Musik Kaldera Tuba;  Glenn Biondi Hutagulu, salah satu pendiri Samosir Music International.
(dari kiri ke kanan): Gina Vibriona, MC; Eddy Rodoyo, Wakil Menteri Pariwisata dan Event Organizer; Irwansyah Harahap, Direktur Festival Musik Kaldera Tuba; Glenn Biondi Hutagulu, salah satu pendiri Samosir Music International.

Bidang Kota ini menjadi yang pertama di antara enam prioritas utama kementerian untuk mensosialisasikan Protokol CHSE melalui CERPEN, yang dirancang untuk mendorong pariwisata dan industri kreatif sekaligus meningkatkan optimisme baru untuk penyelenggaraan acara melalui penerapan Protokol Reguler Baru di tengah pandemi COVID-19. .

“Kita perlu membangun kembali kepercayaan masyarakat untuk menghidupkan kembali bisnis event, pekerja kreatif, dan ekosistem relevan lainnya yang terkena dampak pandemi melalui konten yang relevan. Inilah pentingnya peran media lokal untuk membantu kita menyebarkan informasi tentang event CHSE,” kata Eddy Rodoyo, Deputi Menteri Pariwisata dan Produk Event Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif.

Wardoyo menambahkan, pihaknya akan terus mendorong dan mendukung bisnis event untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan mengeluarkan pedoman CHSE untuk memastikan semua pertunjukan berlangsung aman untuk menghilangkan kehati-hatian masyarakat.

“Tujuannya untuk mendorong industri kreatif lokal untuk terus berinovasi menyelenggarakan event-event seni dan budaya,” kata Rodoyo.

CHSE untuk membantu mengatur acara di tengah pandemi

Inisiatif Sosialisasi CHSE bertujuan untuk menarik para pekerja kreatif untuk mensosialisasikan Pedoman CHSE dalam konten dan budaya daerah sehingga mudah dipahami oleh masyarakat setempat.

Tidak hanya fokus menyiapkan destinasi dan penyelenggara event dalam memahami protokol kesehatan dan kegiatan perizinan, sosialisasi di CHSE juga menyasar industri kreatif lokal untuk terus berinovasi dalam menyelenggarakan event seni dan budaya yang sejalan dengan protokol kesehatan.

READ  Asia berada dalam posisi kritis untuk mulai mereformasi perdagangan global

Diselenggarakan dalam acara media gathering, sosialisasi CHSE juga mengundang Bidang– Resident expert yang bekerja di industri kreatif untuk menjadi pembicara seperti Irwansyah Harahap, Direktur Tuba Caldera World Music Festival, dan Glenn Bionde Hutagulu, salah satu pendiri Samosir Music International, untuk berbagi pandangan dan pengalaman mereka dalam menyelenggarakan acara dan beradaptasi dengan normal baru.

Hutajulu mengatakan dulu bisa mendatangkan lebih dari 20.000 peserta untuk setiap acara musik, tetapi pembatasan sosial dan ekonomi di tengah pandemi memaksanya untuk vakum. Inilah sebabnya mengapa dia ingin mulai menyelenggarakan acara lagi dengan mengikuti pedoman CHSE.

“Kemungkinan Sumatera Utara Hebat, itulah sebabnya kami, bersama dengan penyelenggara acara lainnya, bersiap untuk mengadakan acara di Sumatera Utara yang sesuai dengan dokumen CHSE Events,” tambah Hutajulu.

lanjut BidangKementerian juga akan mengadakan acara CERPEN di Yogyakarta, Semarang, surabayadan Makassar dan Lombok, untuk sosialisasi dengan protokol CHSE yang diselenggarakan dalam tiga tahap, dari Agustus hingga November 2021.

Untuk informasi lebih lanjut tentang kampanye CHSE, silakan kunjungi chse.kemenparekraf.go.id.

Tentang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia

didorong oleh visi Indonesia Sebagai destinasi pariwisata kelas dunia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia terus melakukan inovasi berbagai terobosan untuk mengembangkan industri kreatif di Indonesia. Indonesia.

Acara “Kharizma Nusantara Event 2021” merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendorong bangkitnya ekonomi kreatif di Indonesia. Program ini diharapkan dapat membantu menggerakkan perekonomian nasional secara positif di tengah pandemi COVID-19 dan memberikan arahan kepada peserta acara tentang penerapan protokol CHSE (Hygiene, Health, Safety and Environmental Sustainability).

Hak Cipta © acrofan Semua hak dilindungi undang-undang