POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

TPA Banjardovo akan segera selesai: Kementerian PUPR

Saat ini, sudah 99 persen selesai.

JAKARTA (Antara) – Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banjardovo Jombang di Provinsi Jawa Timur akan siap digunakan dalam waktu dekat, kata pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (BUPR).

“Saat ini 99 persen sudah selesai. Selebihnya sistem produksi adalah sinkronisasi,” kata Diana Kusumastudhi, Dirjen Cipta Karya Kemenlu saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.

Ia menambahkan, TPA ditargetkan selesai pada pertengahan Juli 2022 sehingga dapat segera digunakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang.

Pelatihan operasional sumber daya manusia untuk semua peralatan dan fasilitas pengelolaan sampah akan dilakukan segera setelah TPA selesai, katanya.

TPA adalah tempat pembuangan sampah terbuka, sehingga kementerian mengubah fasilitas tersebut menjadi tempat pembuangan akhir sampah sehingga pengoperasiannya akan membantu mengurangi polusi air, tanah dan udara yang disebabkan oleh pembuangan sampah.

Pengembangan DPA Banjardovo Jombang dilakukan bersama oleh pemerintah Indonesia dan Jerman melalui proyek Emission Reduction-Solid Waste Management in Cities (ERIC-SWM).

Kementerian PUPR membantu dalam desain dan pengadaan alat berat untuk lansekap dan fasilitas pendukung.

Pembangunan TPA dimulai oleh kontraktor BUMN PT Adhi Karya Tbk pada Juni 2020 dengan anggaran Rp185 miliar (US$12,36 juta).

Fasilitas tersebut mampu mengelola 110 ton sampah domestik per hari untuk melayani sekitar 895 ribu jiwa penduduk di Kabupaten Jombang.

Sedangkan melalui pelaksanaan proyek ERIC-SWM, sampah yang dibuang di TPA akan dipilah menurut jenisnya untuk didaur ulang.

Sampah plastik akan didaur ulang menjadi briket dan produk lainnya, sedangkan sampah organik akan diolah menjadi kompos.

Selain itu, TPA Banjardowo Jombang akan mencegah air limbah — air yang dihasilkan dari sampah — mencemari lingkungan sekitar.

READ  Menata kembali pandangan Indonesia tentang ASEAN dan Indo-Pasifik

Berita Terkait: Surabaya untuk menciptakan sabuk hijau di sekitar lanskap Benovo
Berita Terkait: Sebuah perusahaan Jepang mengubah sampah dari sampah menjadi listrik