Gambar, diambil pada 14 Mei oleh Operational Land Imager 2 pada satelit Landsat 9, menunjukkan segumpal air berubah warna yang berasal dari gunung berapi bawah laut. satelit Itu dirancang untuk mengambil gambar resolusi tinggi dari planet kita.
Gunung berapi meletus hampir terus menerus, menurut NASA, menciptakan uap dan abu Sering terlihat. Pulau tetangga dinamai dewa laut dari suku Gatokae dan Vangunu, dan kadang-kadang disebut sebagai Rejo te Kvachi, atau “Tungku Kavachi”.

Indah Permatasari adalah penulis di Pospapua.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Melalui liputan isu terkini, perkembangan penting, serta berbagai peristiwa yang relevan bagi masyarakat, Indah berupaya menghadirkan berita yang informatif, berimbang, dan bermanfaat untuk membantu pembaca memahami perkembangan terbaru di Indonesia maupun dunia.

More Stories
Teleskop James Webb Temukan “Angin Pembunuh Galaksi” di Awal Alam Semesta, Bisa Jadi Gambaran Masa Depan Bima Sakti
Badan Antariksa Amerika Serikat Umumkan Awak Misi Kembali ke Bulan
Mengapa Kepiting Berjalan Menyamping? Jejak Evolusi Sejak 200 Juta Tahun Lalu