Sebelum gangguan yang menyebabkan siswa sekolah negeri di New York City tidak bisa masuk ruang kelas virtual pada hari Selasa, distrik sekolah terbesar di Amerika telah beroperasi tanpa chief information officer (CIO) permanen selama berbulan-bulan.
I-Team mengetahui bahwa pencarian CIO baru baru-baru ini telah berakhir, namun CTO baru belum direkrut untuk membantu menanggapi frustrasi para orang tua dan siswa yang mendapati diri mereka untuk sementara waktu tidak dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh selama badai salju minggu ini.
Nama direktur tetap TI akan segera diumumkan, kata Nathaniel Steyer, sekretaris pers DOE.
Dia menambahkan bahwa distrik sekolah mengandalkan CIO sementara Scott Strickland setelah CTO sebelumnya berangkat pada musim panas 2023.
“Kami telah melakukan pencarian dan proses ekstensif untuk merekrut kandidat yang ideal untuk mengawasi kebutuhan teknologi di distrik sekolah terbesar di negara ini, dan kami sangat bersemangat untuk segera mengumumkan direktur TI baru kami,” tulis Steyer dalam sebuah pernyataan kepada I-Team. “Scott Strickland menjabat sebagai Penjabat Direktur Teknologi Informasi dan memiliki pengalaman teknologi selama puluhan tahun dan lebih dari 6 tahun pengalaman di sekolah umum Kota New York.”
Namun para kritikus mengatakan kegagalan untuk membentuk CIO permanen – enam bulan setelah tahun ajaran baru – menunjukkan bahwa TI hanya dianggap sebagai sebuah renungan.
“Kami mengalami hari yang panjang kemarin dimana posisi ini belum terisi, dan ini menunjukkan bahwa Departemen Energi sangat kurang siap,” kata Anggota Dewan Shekhar Krishnan (D-Jackson Heights). “Pengisian posisi yang tepat waktu merupakan cerminan dari prioritas dan pentingnya peran yang Anda berikan. Apa yang terjadi kemarin benar-benar tidak terduga.”
Pada hari Selasa, Rektor Sekolah David Banks mengatakan dia “kecewa, frustrasi dan marah” setelah gangguan dalam pembelajaran jarak jauh menghambat ribuan siswa ketika mereka mencoba mengakses ruang kelas virtual. Namun Banks menyalahkan IBM, salah satu perusahaan swasta yang bertanggung jawab menyukseskan platform pembelajaran jarak jauh di kota tersebut.
IBM meminta maaf atas perannya dalam masalah login, dan mengatakan kesalahan tersebut telah teratasi pada sore hari, sehingga 900.000 anak berhasil menghadiri kelas jarak jauh.
Rektor Sekolah Kota New York David Banks berbicara kepada media tentang masalah yang dihadapi siswa saat melakukan pembelajaran jarak jauh virtual saat hujan salju pada hari Selasa.

Yoga Mahendra adalah penulis di Pospapua.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pelaporan yang informatif dan relevan, Yoga menghadirkan berita serta cerita yang dekat dengan kebutuhan dan minat pembaca, sambil mengedepankan fakta dan konteks yang penting.

More Stories
OpenAI Luncurkan Perangkat Keras Pertama, Keyboard Mini untuk Mengendalikan Agen AI
Penyegaran Generasi Kedua Prosesor Komputasi Qualcomm Muncul dalam Peta Pengembangan Produsen Perangkat
Apple Umumkan macOS 27 Golden Gate dengan Kecerdasan Buatan Siri dan Tampilan Antarmuka Baru