POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Mantan Gubernur ini optimistis Jawa Timur bisa menjadi pusat perekonomian Indonesia

Mantan Gubernur ini optimistis Jawa Timur bisa menjadi pusat perekonomian Indonesia

Surabaya: Khofifa Indar Parawansa, Mantan Gubernur Jawa Timur, optimistis Jawa Timur akan menjadi pusat perekonomian Indonesia, mengingat besarnya potensi hasil kelautan, perikanan, dan perikanan, lapor Kantor Berita Antara.

Dalam keterangan yang diterima, Selasa (18/6), Parawansa menyoroti Jawa Timur memiliki enam pelabuhan: Tanjung Perak, Teluk Lamung, Tanjung Wangi, Bum Banyuwangi, Kalyangit, dan Pelabuhan Tanjung Tambaja di Probolinggo.

“Peningkatan kapasitas dan pelayanan pelabuhan sangat penting karena mempunyai peranan yang sangat vital dalam mendukung kelancaran distribusi pelayanan logistik dari dan ke Jawa Timur serta dari dan ke berbagai negara,” ujarnya.

Pernyataan mantan gubernur itu bertepatan dengan Hari Pelabuhan Nasional saat menunaikan ibadah haji di Mekkah, Arab Saudi.

Parwansa meyakini Jawa Timur sebagai pusat kawasan timur Indonesia saat ini memiliki dua pelabuhan besar yang mampu mengangkut barang dan orang serta mendukung aktivitas niaga skala besar.

“Tanjung Perak di Surabaya dan Tanjung Tembaga di Probolinggo menunjukkan kesiapan Jawa Timur dalam memenuhi pasar antar pulau dan meningkatkan kegiatan perekonomian,” tegasnya.

Indonesia sebagai negara maritim terkenal dengan banyaknya kapal yang berlabuh di dermaganya untuk menunjang berbagai kegiatan perekonomian dan pariwisata.

Mantan gubernur itu menjelaskan, aktivitas perekonomian di Pelabuhan Tanjung Perak juga ditopang oleh Pelabuhan Tanjung Tambaja.

Hal ini menawarkan potensi besar bagi Jawa Timur sebagai pintu gerbang antara kota dan pulau untuk kegiatan ekonomi maritim.

“Tanjung Perak memiliki profil internasional, sedangkan Tanjung Tambaja memiliki letak strategis sebagai pintu gerbang ke pedalaman yang meliputi Probolinggo, Jember, Pasuruan, Situbondo, dan Lumajang,” ujarnya.

Di sisi lain, ia mengisyaratkan Pelabuhan Probolinggo ke depan akan menjadi pelabuhan internasional karena telah mengantongi sertifikat terkait International Ship and Port Facilities Security Code (ISPS Code). – Bernama – Antara

READ  Gas! Jokowi Targetkan Pertumbuhan Ekonomi RI 5,6% pada tahun 2025