Pospapua.com
Jembatan-Youtefa
Akifitas masyarakat di Jembatan Yourefa, Kota Jayapura, Papua, Senin (28/10). (foto: Achmad Syaiful/Pospapua.com)
Ekonomi

Jembatan Youtefa Jadi Pusat Wisata Jayapura, Hotel dan Vila Segera Menyusul

Oleh: Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Jayapura – Pemerintah Kota Jayapura akan mengembangkan kawasan Jembatan Youtefa menjadi pusat destinasi wisata baru di Ibu Kota Papua. Pengembangan wisata mulai digeber usai peresmian jembatan oleh Presiden Joko Widodo, Senin (28/10).

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, mengaku telah menganggarkan dana sebesar Rp19 miliar untuk pengembangan kawasan Jembatan Youtefa. Anggaran Rp19 miliar, akan digunakan untuk membangun hotel, vila dan tempat kuliner.

“Daerah ini (Jembatan Youtefa) yang di samping bawah akan jadi lokasi. Sudah (dianggarkan) dana Rp19 miliar,” kata Tomi Mano saat ditemui di Jembatan Youtefa.

Menurutnya, pembangunan perhotelan dan vila di kawasan Jembatan Youtefa  akan mulai dikerjakan pada tahun 2020 mendatang. “Harusnya dana tahun ini (2019), namun karena ada ribut-ribut, kita pending. Mungkin akan dibangun pada (tahun) 2020 oleh Bina Marga,” ujar Tomi Mano.

Tomi menyakini pengembangan Jembatan Youtefa menjadi pusat kawasan wisata dapat menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jayapura. “Bisa menjadi PAD Kota Jayapura,” tuturnya.

Ketua Umum Persipura ini meminta seluruh masyarakat dapat menjaga kebersihan di sekitar kawasan Jembatan dengan baik, sehingga kemegahan ikon Papua tetap terjaga.

“Saya imbau masyarakat yang menggunakan jembatan ini supaya menjaga kebersihan, jangan coret menyoret dan membuang ludah pinang. Kita semua jaga jembatan ini agar tetap indah dan megah,” pesan Tomi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berpesan kepada Pemerintah Kota Jayapura dan Pemerintah Provinsi Papua agar dapat memanfaatkan Jembatan Youtefa sebaik mungkin dengan mengembangkan potensi wisata bahari di Teluk Youtefa.

Jokowi pun berharap kepada masyarakat Kota Jayapura dan Pemerintah Daerah bersungguh-sungguh menjaga Jembatan Youtefa karena sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rakyat Papua.

Diketahui, pembangunan Jembatan Youtefa memakan waktu selama 4 tahun dengan menghabiskan anggaran Rp1,8 triliun. Jembatan Youtefa terdiri dari tiga bagian, pertama jalan akses sepanjang 9.950 meter, bagian kedua jalan pendekat sepanjang 320 meter dan bagian ketiga jembatan pendekat sisi holtekamp sepanjang 900 meter.

Sementara bentang utama jembatan sepanjang 433 meter. Jembatan Youtefa diyakini menjadi solusi mengatasi kepadatan pendudukan di Kota Jayapura, dengan mengembangkan kota ke wilayah Perbatasan RI-PNG. (Asi)

Baca Juga:

Efektivitas Pembangunan Tol Laut Ikut Dipertanyakan

hamim

Peneliti: Data Tak Valid Picu Impor Pangan

hamim

Transportasi Umum Jadi Tantangan Pemerintahan Selanjutnya

hamim

Leave a Comment