JAKARTA, 13 Des — Gunung Marabi di Indonesia memuntahkan awan abu setinggi setengah kilometer ke langit hari ini, kata badan vulkanologi negara tersebut, seminggu setelah letusan yang menewaskan 23 pendaki.
Periklanan
Periklanan
Marabi setinggi 2.891 meter, salah satu gunung berapi paling aktif di Sumatera, meletus lagi sore ini pada pukul 6 pagi waktu setempat (2300 GMT/7 pagi waktu Malaysia), kata Hendra Gunawan, kepala badan penelitian vulkanologi Indonesia.
Letusannya relatif kecil dalam aktivitas baru-baru ini, namun tingkat kewaspadaan gunung berapi tersebut adalah yang tertinggi kedua.
Rekaman yang dilihat Reuters menunjukkan awan besar abu abu-abu mengepul dari kawah Marabi dan penduduk setempat melakukan aktivitas sehari-hari dari jarak yang aman.
Pemerintah setempat melarang orang mendaki gunung berapi tersebut menyusul letusan minggu lalu, yang terburuk sejak 1979 ketika 60 orang tewas.
Indonesia adalah bagian dari apa yang disebut “Cincin Api Pasifik”, yaitu kawasan dengan aktivitas seismik tinggi yang berada di atas beberapa lempeng tektonik.
Dengan lebih dari 140 gunung berapi, Indonesia memiliki populasi terbesar di dunia yang tinggal di dekat gunung berapi, termasuk 8,6 juta orang dalam jarak 10 km. – Reuters

“Pembaca yang ramah. Penggemar bacon. Penulis. Twitter nerd pemenang penghargaan. Introvert. Ahli internet. Penggemar bir.”

More Stories
Kerentanan Kritis Next.js Buka Celah Pencurian Kredensial Cloud dan Akses Panel Admin
Reformasi PBB dan Peran Indonesia: Dorongan untuk Dampak Nyata di Lapangan
Presiden Prabowo Tegaskan Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berlanjut di Tengah Penyesuaian Fiskal