Pospapua.com
Warga dan relawan membersihkan puing bangunan dampak kerusuhan Wamena, 23 September lalu. (foto : dok Pendam XVII/Cenderawasih)
Headline

Aktor Intelektual Perancang Skenario Rusuh Papua Masih Diburu

Oleh: Achmad Syaiful |

Pospapua.com, Wamena – Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw menyebut rentetan kerusuhan sejumlah daerah di Papua merupakan sebuah skenario besar kelompok tertentu yang dirancang oleh aktor intelektual untuk mengacaukan wilayah paling timur Indonesia ini.

Jenderal asal bumi cenderawasih ini menyatakan tengah mencari aktor intelektual kerusuhan Papua.”Anarkis di sejumlah daerah Papua merupakan sebuah skenario besar, kami lagi cari aktor intelektualnya,”  kata Waterpauw saat menghadiri Musyawarah Umum Lembaga Adat di Jayawijaya, Jumat (18/10).

Menurut dia, kerusuhan di Wamena masih berkaitan dengan rentetan aksi anarkis di sejumlah daerah di Papua.  Dimana kejadian di SMK PGRI hanyalah alasan untuk melakukan sebuah aksi anarkis karena sebuah kesalahpahaman.

“Ada oknum yang dengan sengaja memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan aksi anarkis, beberapa orang yang saat ini sudah kami amankan di Polres adalah pelaku yang melakukan pembakaran, pembunuhan dan penjarahan, pada 23 September,” tegasnya.

Dia mengakui, rangkaian peristiwa yang terjadi di Papua sudah mengguncang stabilitas nasional. Namun, bangsa-bangsa di dunia saat sidang umum PBB menyatakan masalah di Papua merupakan persoalan dalam negeri.

“Jadi jika ada upaya dari kelompok tertentu yang mencoba mempolitisir kejadian di Papua, maka itu adalah hal yang salah besar,” kata Waterpauw.

Terpisah, Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal memaparkan, 93 tersangka telah ditetapkan terkait rangkaian kerusuhan di Papua. Tujuh tersangka diantaranya dipindahkan ke Polda Kalimantan Timur karena alasan keamanan saat persidangan mendatang.

Mereka merupakan pentolan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB). “Total 93 tersangka telah kami tetapkan dalam serangkaian kerusuhan di Papua, yang terdiri dari aksi anarkis di Deiyai, Mimika, Wamena dan Kota Jayapura,” terang mantan Wakapolresta Depok ini. (Asi)

Baca Juga:

Diretas, Akun Twitter @iskan_dahlan dan @saididu

Nethy Dharma Somba

Presiden Jokowi Sambut Jenazah Ibu Ani di Cikeas

Nethy Dharma Somba

Siaga Satu, Gereja dan Bandara di Puncak Jaya Dijaga Ketat

Syaiful

Leave a Comment