Kuala Lumpur (1 Des): Indeks teknologi Malaysia naik lebih dari 3% pada perdagangan Kamis (1 Des) pagi, mengikuti reli di saham AS yang dipicu oleh tanda-tanda perlambatan dalam menaikkan suku bunga AS.
Kenaikan saham teknologi domestik karena sesi malam AS. Nasdaq Composite yang padat teknologi naik 4,4%, diikuti oleh S&P 500 (naik 3,1%) dan Dow Jones (naik 2,2%).
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral dapat menurunkan laju kenaikan suku bunga paling cepat Desember, Reuters dilaporkan pada hari Rabu.
Di dalam negeri, indeks saham teknologi naik 3,69%, atau 2,32 poin, menjadi 65,19 pada hari Kamis, dengan Pacific Industries Bhd (MPI) Malaysia menempati pemenang kedua di bursa saham.
kata Kenny Yee, Kepala Riset di Rakuten Trade tepi saat menelepon.
Harga saham MPI ditetapkan pada RM29, naik RM1,20 atau 4,32%, dengan sekitar 291.000 saham berpindah tangan. Pada harga saat ini, saham tersebut bernilai RM6,09 miliar.
Konter, yang saat ini diperdagangkan dengan rasio harga terhadap pendapatan (PER) historis sebesar 19,21x, telah kehilangan nilai 41,41% secara year-to-date.
Pentamaster Corp Bhd, yang harga sahamnya turun 15,18% sejak awal tahun ini, naik 11,16%, atau 48 sen, menjadi RM4,78, memberinya kapitalisasi pasar sebesar RM3,38 miliar. PER saat ini berada di urutan kelima dengan perolehan terbesar yaitu 42,51 kali.
Saham teknologi lain yang menghijau termasuk UWC Bhd (meluas 9,2% menjadi RM4,51), diikuti oleh Greatech Technology Bhd (naik 7,39% menjadi RM4,94), D&O Green Technologies Bhd (naik 5% menjadi RM4,20) ) dan Inari Amertron Bhd (naik 5,64% menjadi RM2,81).
Dia mencontohkan, indeks teknologi yang terdiri dari 42 saham tercatat mencatatkan 25 saham gainer, lima saham decliners, dan 12 saham tidak berubah. bloomberg data.
Trive Property Group Bhd adalah pendorong indeks terbesar dalam hal persentase (naik 10%), diikuti oleh Pentamaster (naik 9,77%) dan UWC (naik 7,99%). Sementara itu, Industronics Bhd menempati peringkat pertama (turun 5,88%), disusul JHM Consolidation Bhd (turun 4,58%) dan Revenue Group Bhd (turun 2,29%).

Yoga Mahendra adalah penulis di Pospapua.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pelaporan yang informatif dan relevan, Yoga menghadirkan berita serta cerita yang dekat dengan kebutuhan dan minat pembaca, sambil mengedepankan fakta dan konteks yang penting.

More Stories
Penyegaran Generasi Kedua Prosesor Komputasi Qualcomm Muncul dalam Peta Pengembangan Produsen Perangkat
Apple Umumkan macOS 27 Golden Gate dengan Kecerdasan Buatan Siri dan Tampilan Antarmuka Baru
Ulasan Amazfit T-Rex Ultra 2: Smartwatch Tangguh dengan Daya Tahan Baterai Panjang