POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Surat untuk artikel Kepatuhan Minum Obat Pada Pasien Lansia dengan

Editor yang terhormat

Kami meninjau sebuah artikel yang membahas kepatuhan pengobatan di antara pasien usia lanjut dengan penyakit kronis. Hasil penelitian ini menunjukkan kepatuhan pasien yang tinggi dan dipengaruhi oleh status merokok, jenis kelamin, dan status pekerjaan. Perlu dicatat bahwa dalam penelitian ini, prediktor kepatuhan pengobatan yang dipelajari terbatas pada faktor sosial ekonomi, pengobatan, penyakit dan pasien, dengan koefisien determinasi 0,041 (4,1%).1 Dengan demikian kontribusi faktor-faktor tersebut terhadap kepatuhan minum obat hanya sebesar 4,1%, selebihnya (95,9%) merupakan kontribusi faktor lain. Mengacu pada BIAYA & MATEMATIKA,2 Selain keempat faktor di atas, sistem pelayanan kesehatan merupakan penentu utama kepatuhan minum obat. Oleh karena itu, dalam hal ini perlu diprediksi bahwa sistem pelayanan kesehatan merupakan faktor yang memiliki kontribusi lebih besar terhadap kepatuhan minum obat.

Mengingat kontribusi faktor sosial ekonomi, pengobatan, penyakit dan pasien sangat kecil (4,1%), peneliti harus menyelidiki kontribusi faktor lain (95,9%) untuk meningkatkan kepatuhan minum obat. Melalui penelitian lebih lanjut, sistem perawatan kesehatan telah diprediksi. Menurut Pengukuran Sosial MN,3 Variabel dalam sistem kesehatan meliputi kenyamanan dan keamanan, fasilitas medis, asuransi kesehatan, perawatan primer, perawatan kesehatan khusus, layanan sosial, modifikasi perilaku, dan banyak lagi.

Oleh karena itu, untuk memberikan informasi tambahan yang berharga kepada dokter yang relevan, peneliti harus melakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji variabel sistem kesehatan dan kemudian menganalisis pengaruh variabel-variabel ini terhadap kepatuhan minum obat. Hal ini penting karena pada dasarnya sistem pelayanan kesehatan merupakan salah satu komponen kunci dari sistem pelayanan pasien, sehingga dengan mengetahui variabel sistem kesehatan yang mempengaruhi kepatuhan minum obat, pengelola kesehatan dapat segera berupaya meningkatkan mutu pelayanan. untuk pasien, sehingga secara signifikan meningkatkan kepatuhan pasien.

READ  Peninjauan Kembali Pendanaan PPR Bidang Epidemiologi - Kamis, 23 Juni 2022

penyingkapan

Semua penulis menyatakan tidak ada konflik kepentingan yang relevan dengan komunikasi ini.

Catatan

1. Alhabib MY, Alhazmi TS, Alsad SM, Alqahtani AS, Alnafisa AA. Kepatuhan minum obat di antara pasien lanjut usia dengan penyakit kronis di Riyadh, Arab Saudi. Pasien lebih memilih kepatuhan. 2022;16:2021–2030. doi:10.2147/PPA.S363082

2. Gast A, Matematika D. Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan – tinjauan tinjauan sistematis (diperbarui). Sistem Rev. 2019;8(1):1–17. doi:10.1186/s13643-019-1014-8

3. Perawatan kesehatan. Komponen penting dari perawatan kesehatan. Minneapolis: Pengukuran Sosial MN; 2022.