TOKYO, 17 April — Pola makan yang terdiri dari makanan tradisional Jepang seperti teh hijau, rumput laut, dan ikan dapat membantu mencegah penyusutan otak seiring bertambahnya usia, sebuah tanda umum penurunan kognitif dan demensia, menurut penelitian. Namun, penelitian menunjukkan bahwa efek menguntungkan ini hanya terjadi pada wanita!
Periklanan
Periklanan
Bukan rahasia lagi kalau Jepang – khususnya Okinawa yang terletak di bagian selatan negara tersebut, tak jauh dari Taiwan – terkenal dengan usianya yang keseratus. Faktanya, kepulauan Jepang yang indah ini adalah rumah bagi banyak orang lanjut usia yang berusia di atas 100 tahun. Selain pola pikir dan gaya hidup aktif, seperti dijelaskan Japan Airlines, pola makan mereka juga diyakini berkontribusi pada umur panjang mereka. Segala jenis sayuran, serta nasi, ikan, dan rumput laut menjadi menu para centenarian terkenal ini. Namun mereka bukan satu-satunya orang di Jepang yang mengikuti pola makan tradisional jenis ini.
Hal ini merupakan hal yang baik, karena penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan makan ini dapat membantu mencegah penyusutan otak terkait usia, terutama pada wanita. Pada orang lanjut usia, penyusutan otak jenis ini dapat menyebabkan penurunan kognitif dan demensia. “Kepatuhan terhadap pola makan sehat, dengan peningkatan konsumsi biji-bijian, makanan laut, sayuran, buah-buahan, jamur, produk kedelai, dan teh hijau, kemungkinan besar memberikan efek perlindungan terhadap atrofi otak pada wanita Jepang paruh baya dan lanjut usia, namun tidak pada pria,” menyimpulkan penelitian yang dipublikasikan di majalah Nutrition.
Sebanyak 1.636 orang dewasa Jepang berusia antara 40 dan 89 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini, didukung oleh Pusat Geriatri dan Gerontologi Nasional Jepang dan Universitas Liverpool di Inggris. Pola makan peserta dipantau selama dua tahun, memungkinkan tiga jenis pola makan utama diidentifikasi: pola makan Barat; Pola makan yang terutama didasarkan pada sayuran, buah-buahan dan produk susu; Terakhir, pola makan tradisional Jepang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rahasia kesehatan kognitif wanita yang baik mungkin terletak pada konsumsi teh hijau, jamur, miso (pasta kedelai yang difermentasi), dan makanan khas Jepang lainnya. Faktanya, ditemukan bahwa wanita yang mengikuti pola makan tradisional Jepang mengalami penyusutan otak lebih sedikit dibandingkan mereka yang mengikuti pola makan Barat. Hal yang sama tidak berlaku pada laki-laki. – Studio ETX

Indah Permatasari adalah penulis di Pospapua.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Melalui liputan isu terkini, perkembangan penting, serta berbagai peristiwa yang relevan bagi masyarakat, Indah berupaya menghadirkan berita yang informatif, berimbang, dan bermanfaat untuk membantu pembaca memahami perkembangan terbaru di Indonesia maupun dunia.

More Stories
Fisikawan Ciptakan Material Kuantum Pertama yang Berfungsi pada Suhu Ruangan
Teleskop James Webb Temukan “Angin Pembunuh Galaksi” di Awal Alam Semesta, Bisa Jadi Gambaran Masa Depan Bima Sakti
Badan Antariksa Amerika Serikat Umumkan Awak Misi Kembali ke Bulan