POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Pembangunan Ekonomi dengan Kebijakan Prioritas Rakyat: Menteri

Pemerintah mengutamakan rakyat

Jakarta (Andara) – Perekonomian Nasional yang tumbuh 5,01 persen pada triwulan I 2022 ditopang oleh kebijakan “People First”, kata Erlanga Hardardo, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

“Pencapaian pertumbuhan ekonomi yang signifikan didukung oleh kebijakan pemerintah yang mengutamakan rakyat. Pemerintah telah melihat sesuatu dari sudut pandang masyarakat dan telah memahami serta mengimplementasikan bagaimana dampaknya terhadap masyarakat sebagai akibatnya,” Menteri Erlanga mengatakan dalam sebuah pernyataan resmi pada hari Kamis.

Dia mencontohkan bantuan tunai sebagai salah satu kebijakan dimana uang didistribusikan kepada pedagang kaki lima, pemilik toko dan nelayan untuk membantu usaha kecil, mikro dan menengah dan meningkatkan konsumsi masyarakat.

Ada skema kartu pra kerja, bentuk bantuan semi sosial yang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan selama epidemi. Sekitar 11,4 juta peserta telah menggunakan layanan ini sejauh ini. Pemerintah juga memberikan akses internet gratis kepada siswa sekolah untuk memastikan akses pendidikan selama epidemi.

Meski rencana ini menimbulkan risiko terhadap anggaran negara, menteri berharap semua itu membawa manfaat jangka panjang.

“Pemerintah mengutamakan rakyat. Kami berinvestasi di dalamnya dan menjaga kepercayaan mereka. Saya sangat yakin bahwa keputusan ini akan sama pentingnya dengan apa yang telah mereka lakukan dalam jangka panjang dan jangka pendek, ”katanya.

Hartardo mengatakan pendekatan people-first akan berlaku untuk bidang-bidang seperti sumber daya manusia, pendidikan, kesehatan dan layanan sosial lainnya, dan akan bertindak sebagai stimulus untuk upaya pembangunan, selain relevan pada saat krisis.

“Pendekatan ini bersifat inklusif, konsisten dan berprinsip. Pendekatan ini akan menjadi dasar untuk meningkatkan engagement dan kolaborasi di seluruh dunia,” pungkasnya.

Berita Terkait: Menkeu menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,3-5,9 persen pada 2023
Berita Terkait: Pertumbuhan UMKM sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi: Menteri
Berita Terkait: Menkeu menekankan bahwa dana desa harus digunakan untuk pembangunan ekonomi

READ  Kimia Pharma menolak pekerja yang terlibat dalam tindak pidana percobaan kecepatan sekunder