Tempo.co., Jakarta – Presiden Indonesia Joko Widodo atau Djokovic Govit-19 kini sudah bisa mengendalikan wabah tersebut, ujarnya. Ramadan Tahun ini dibandingkan dengan bulan puasa tahun lalu. Dengan kondisi tersebut, kata Presiden, masyarakat diperbolehkan melaksanakan salat berjamaah di masjid-masjid, termasuk salat darawih yang dilakukan umat Islam pada malam-malam Ramadhan.
“Sebelum Idul Fitri, semua orang sekarang diperbolehkan pergi ke Mudik (pulang),” tambahnya dalam sebuah pernyataan, Sabtu, 2 April.
Namun, Djokovic mengingatkan masyarakat untuk disiplin memakai masker di tempat umum, meski ada pelonggaran regulasi kesehatan Pemerintah-19. Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk mendapatkan dosis ketiga atau vaksin booster sepenuhnya sebelum berbuka.
“Akhirnya, mari kita jadikan Ramadhan tahun ini sebagai waktu untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita.” Djokovic Dicatat.
Sebelumnya, Kementerian Agama telah mengumumkan bahwa hari pertama Ramadhan tahun ini jatuh pada Minggu, 3 April. ispat Rapat dihadiri perwakilan Komisi VIII DPR, ormas Islam dan negara tetangga.
Melangkah: ; Jakarta sedang menunggu aturan dari Kementerian Agama untuk shalat Darwih
M. Julnis Firmansya

“Pembaca yang ramah. Penggemar bacon. Penulis. Twitter nerd pemenang penghargaan. Introvert. Ahli internet. Penggemar bir.”

More Stories
Indonesia Percepat Musim Tanam Padi untuk Hadapi Ancaman El Nino
Kerentanan Kritis Next.js Buka Celah Pencurian Kredensial Cloud dan Akses Panel Admin
Reformasi PBB dan Peran Indonesia: Dorongan untuk Dampak Nyata di Lapangan