POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

KSP menemui Duta Besar AS untuk menindaklanjuti kesepakatan KTT G20

Jakarta (Antara) – Kepala Staf Kepresidenan Molduko mengadakan pertemuan dengan Duta Besar AS untuk Indonesia Song Yi Kim di sini, Jumat, guna menindaklanjuti berbagai kesepakatan yang dicapai dalam KTT G20 di Bali.

Ia menegaskan, “Pertemuan dengan Dubes AS ini sejalan dengan arahan presiden untuk membentuk working group di kementerian untuk segera menindaklanjuti berbagai kesepakatan di G20.”

G20 adalah forum internasional dari 19 negara dan Uni Eropa yang bekerja sama untuk mengatasi isu-isu utama. Indonesia memegang presiden majelis tahun ini. KTT G20 diselenggarakan di Bali pada 15-16 November 2022.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerukan pembentukan kelompok kerja untuk menindaklanjuti beberapa kesepakatan yang dicapai dalam KTT G20.

Moeldoko menegaskan, pihaknya akan mendapat kehormatan untuk memastikan kementerian terkait mengikuti arahan dengan baik.

Dia mencatat, khususnya dengan Amerika Serikat, beberapa kesepakatan telah ditandatangani antara Presiden Jokowi dan Presiden AS Joe Biden selama KTT G20, seperti pengembangan kendaraan listrik berbasis bahan bakar fosil melalui Just Energy Transition Partnership (JETP) senilai US$20 miliar. .

“Komitmen investasi ini harus segera dikejar. Untuk itu, pertemuan dengan Dubes AS hari ini sangat penting,” tegasnya.

Selain membahas langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti kesepakatan yang dicapai dalam KTT G20, pertemuan tersebut juga bertujuan untuk mempererat hubungan yang saling menguntungkan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Di antara berbagai kesepakatan yang dicapai selama rangkaian acara KTT G20, terdapat 226 proyek multilateral senilai $238 miliar dan 140 proyek bilateral senilai $71,4 miliar.

Presiden Jokowi menyerukan agar semua proyek, program, dan inisiatif kerja sama dari KTT G20 segera dilaksanakan.

Berita Terkait: Indonesia harus menggunakan G20 untuk memproyeksikan kekuatan ekonomi yang kuat: thuhir
Berita Terkait: Satuan Tugas Khusus harus menindaklanjuti kesepakatan di KTT G-20

READ  Penarikan tiba-tiba Kiribati membayangi pertemuan para pemimpin Pasifik