Pospapua.com
Direktur Relawan Nasional BPN Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya. Foto: Istimewa
News Nusantara

Kontroversi Hasil Quick Count, Mustofa: Ada yang Tidak Beres

Oleh: Muhajir

pospapua.com, Jakarta – Penetapan hasil hitung cepat (quick count) yang mengunggulkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin menuai kontroversi. Selain muncul kecurigaan terjadi perubahan pada hasil quick count, pada saat bersamaan terjadi juga gangguan komunikasi di kalangan tim pemenangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi juga menyatakan tidak percaya pada hasil hitung cepat tersebut. BPN meminta rakyat Indonesia tidak terpancing dengan hasil penghitungan yang tidak bisa dijadikan ukuran kemenangan Pilpres 2019. BPN tetap berpatokan dengan penghitungan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Direktur Relawan Nasional BPN Prabowo-Sandi, Mustofa Nahrawardaya mengatakan, ada yang tidak beres pada proses penghitungan quick count. Bersamaan dengan penghitungan hasil quick count, tim BPN juga diserang dengan panggilan setiap menit lewat alat komunikasi masing-masing.

Saudara-saudara sekalian. Ini ada serangan yang luar biasa selama quick count dimulai. Ini semua hanphone yang terkait dengan influencer Prabowo-Sandi diserang dari sebuah negara. Saya lihat ini, kebanyakan dari negara-negara bagian Amerika.

Setiap satu menit, saru detik, selalu ada panggilan yang masuk. Panggilan ini sengaja dilakukan untuk membuat gadget kami ini tidak bisa digunakan, tidak bisa diaktifkan.

(Mustofa menunjukkan handphone di tangannya sambil menunjukkan panggilan telepon yang masuk dengan kode luar negeri)

Lihat ini. Panggilan semacam ini, panggilan dari luar negeri. Kalau kita lihat, ini dari New York. Ini luar biasa. Panggilan ini setiap satu menit masuk, tidak pernah berhenti. Sampai hari ini, ini mungkin sudah seratus lebih panggilan tidak saya angkat. Sudah saya pindahkan ke gadget noninternet, tetap dipanggil.

Bahkan, kalau kita matikan koneksi, tetap bisa tembus ke hanphone ini. Yang bisa menembus panggilan seperti ini tentu kelompok atau pihak-pihak yang memiliki kekuasaan, yang memiliki alat.

Lihat (panggilan masuk), panggilan ini tidak pernah berhenti. Ini dari Amerika semuanya. Tapi saya tidak bisa menjamin bahwa ini panggilan direct, bisa jadi never waiting yang dilakukan selama quick count berlangsung.

Jadi ini ada yang tidak beres. Ada yang janggal, ada yang bermain di sini. Percayalah, bahwa ini ada pihak-pihak tertentu yang sedang memainkan IT.

Terbukti, semua tadi saya hubungi. Semuanya yang berkutat dalam IT Prabowo-Sandi, diserang dengan telepon dari Amerika Serikat. Dari berbagai negara bagian. Ini luar biasa.

Lihat, sebentar lagi akan masuk. (panggilan masuk). Ini tidak pernah berhenti.

Dari Kertanegara saya laporkan, semoga kalian tetap sabar. Jangan percaya quick count. Kita tunggu hitungan C1. Hitungan manual yang paling ril, kita tinggu saja. Jangan patah semangat, kita terus bergairah membantu Prabowo-Sandi untuk menang. (Aza)

Baca Juga:

Aparat TNI-Polri Antisipasi Provokator Demo Mahasiswa di Merauke

Syaiful

Manfaatkan Situasi, Penyebar Hoaks Ingin Papua Rusuh

Syaiful

Data Jokowi Banyak yang Overclaimed

hamim

Leave a Comment