POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Jokowi mengatakan pelarangan ekspor nikel mentah akan menguntungkan masyarakat

Jokowi mengatakan pelarangan ekspor nikel mentah akan menguntungkan masyarakat

Tempo.co, JakartaPresiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan larangan minyak mentah Nikel Proses hilir pertambangan menguntungkan negara dan rakyat melalui ekspor, pajak dan nilai tambah.

Presiden menjelaskan, nilai perdagangan nikel Indonesia meningkat dari Rp17 triliun (US$1,08 miliar) menjadi Rp450 triliun (US$28,8 miliar) pada 2022 setelah larangan ekspor saat membuka Konferensi Pemuda Muhammadiyah XVIII di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu.

“(Kenaikannya) melipatgandakan pendapatan negara kita dari Rp17 triliun menjadi Rp450 triliun, dari pajak perusahaan, pajak karyawan dan royalti serta PNBP dan bea ekspor,” pantau Sekretariat Presiden. Saluran Youtube.

Presiden mencatat bahwa pendapatan pemerintah yang meningkat akan ditransfer ke daerah sebagai dana desa atau paket bantuan sosial. Dia juga menepis anggapan larangan ekspor bahan baku hanya menguntungkan segelintir pihak.

“Tapi Pak, tidak ada yang boleh berkomentar bahwa ‘hanya perusahaan besar yang diuntungkan (dari larangan). Tidak, pemerintah juga (diuntungkan) dari (sumber) seperti pajak seperti yang saya jelaskan tadi, PNBP dan bea ekspor,'” dia menjelaskan.

Ia juga menekankan bahwa Indonesia harus mendapatkan nilai tambah dari sumber daya alam negara, termasuk sumber daya mineral.

“Kita sejak VOC puluhan atau ratusan tahun hanya mengekspor bahan mentah dan kita tidak bisa menikmati nilai tambahnya,” kata Jokowi merujuk pada Perusahaan Hindia Timur Belanda yang menguasai kepulauan Indonesia. abad ke 18.

Diimplementasikan oleh Indonesia Nikel Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Tahun 2019 No. 11 melarang ekspor bijih mulai 1 Januari 2020. Negara itu berencana untuk melarang ekspor bauksit pada Juni 2023, dan larangan serupa diberlakukan pada tembaga mentah tahun ini.

Antara

Pemilihan Guru: Cadangan nikel Indonesia tidak akan bertahan lama, bantah Menteri Investasi

klik disini Dapatkan update berita terbaru dari Tempo di Google News