VFS Global telah menandatangani perjanjian eksklusif dengan TLP, Departemen Imigrasi Indonesia dan Bank Mandiri, untuk menyediakan pembayaran biaya di muka secara online, akses ekspres, dan layanan pramutamu untuk pelancong internasional.
Warga dari 75 negara yang memenuhi syarat dapat mengajukan visa Indonesia pada saat kedatangan mereka melalui VFS Global dengan menyerahkan dokumen mereka dan membayar biaya secara online sebelum perjalanan mereka.
ET onlineVFS Global mengatakan konfirmasi akan dikirim ke ID email terdaftar mereka dan visa diproses terlebih dahulu untuk dicap pada saat kedatangan.
Dengan pembayaran online yang dilakukan, proses Arrival on Arrival dikurangi menjadi hanya stamping visa, yang dapat dilakukan di visa Fast Track yang ditunjuk di jalur imigrasi untuk kedatangan.
“Indonesia adalah tujuan populer bagi para pelancong di seluruh dunia, dan kami sangat antusias untuk memperkenalkan layanan yang akan membuat perjalanan aplikasi visa mereka lebih cepat dan sederhana,” kata Jeten Vyas, Chief Commercial Officer, VFS Global.
Indonesia menerima lebih dari 15 juta turis asing pada 2019 sebelum pandemi.
Antara Januari dan Juli 2022, destinasi tersebut menyambut sekitar satu juta penumpang internasional. Dari India saja, lebih dari 657.000 turis tiba di Indonesia pada 2019, sebelum merebaknya pandemi.
ET online
Indah Permatasari adalah penulis di Pospapua.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Melalui liputan isu terkini, perkembangan penting, serta berbagai peristiwa yang relevan bagi masyarakat, Indah berupaya menghadirkan berita yang informatif, berimbang, dan bermanfaat untuk membantu pembaca memahami perkembangan terbaru di Indonesia maupun dunia.

More Stories
Indonesia Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Bintan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Indonesia Diproyeksikan Jadi Mitra Strategis Energi dan Mineral Korea Selatan
Kementerian: Kerja sama dan inovasi menjadi kunci pengembangan industri game