POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Gempa berkekuatan 5,3 mengguncang Banda Aceh pada Jumat malam

Jakarta (Andara) – Gempa bumi berkekuatan 5,3 melanda kota Banda Ashe di ujung utara pulau Sumatera pada Jumat malam, diikuti oleh tsunami dahsyat tahun 2004 menyusul gempa megatrust.

Pusat gempa dilaporkan pada 11:43, menurut Badan Meteorologi untuk Meteorologi, Iklim dan Geofisika.

Pusat gempa dilaporkan berada di bawah dasar Samudera Pasifik, pada kedalaman 10 km, 106 km barat daya Banda Aceh.

Gempa tersebut dirasakan oleh warga kota dan sekitarnya dan tidak memicu tsunami, kata PMKG.

Hingga Sabtu pagi, belum ada laporan korban luka atau kerusakan parah.

Gempa bumi terus mengguncang sebagian wilayah Indonesia karena negara tersebut berada di sabuk Circum-Pacific atau dikenal juga dengan Ring of Fire, tempat banyak lempeng tektonik bertemu dan sering menimbulkan aktivitas vulkanik dan seismik.

Pada 17 April 2021, gempa bumi berkekuatan 5,5 mengguncang wilayah Aceh Besar di Provinsi Aceh.

Pada 26 Desember 2004, Ashe mengalami gempa bumi dan tsunami yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Bencana yang melanda beberapa wilayah pesisir di negara-negara seperti Thailand, Sri Lanka dan India ini dikatakan telah menewaskan sekitar 230 ribu orang.

Gempa dahsyat terbaru yang melanda Indonesia terjadi pada tanggal 15 Januari 2021 di provinsi Sulawesi Barat.

Gempa berkekuatan 6,2 skala Richter mengguncang wilayah Mamuju dan Majene dan menewaskan lebih dari 100 orang serta menghancurkan beberapa bangunan.

Pulau Sulawesi telah berulang kali menjadi saksi gempa bumi berbahaya. Misalnya, pada 28 September 2018, gempa bumi berkekuatan 7,4 skala Richter mengguncang sebagian Provinsi Sulawesi Tengah.

Gempa bumi dan tsunami yang kuat di Palu, ibu kota provinsi Sulawesi Tengah, telah menewaskan sedikitnya 2.102 orang, melukai 4.612 orang dan 680 orang hilang.

READ  Kardinal Indonesia menekankan 'pilihan yang tepat' di antara epidemi

Sebanyak 68.451 rumah rusak berat dan 78.994 orang mengungsi.

Pihak berwenang dan pekerja kemanusiaan memutuskan untuk mengubur sejumlah besar mayat yang membusuk di kuburan massal.

Berita Terkait: Gempa bumi berkekuatan 5,0 mengguncang wilayah tersebut dan menyebabkan dua rumah roboh

Berita Terkait: Gempa 6,4 SR mengguncang warga Kundungsitoli