POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Federasi Sepak Bola Aljazair menunda pertandingan mendatang sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina

Federasi Sepak Bola Aljazair menunda pertandingan mendatang sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina



CNN

Federasi Sepak Bola Aljazair (FAF) memutuskan untuk menunda semua pertandingan sepak bola di tengah konflik yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina.

FAF mengumumkan pada hari Rabu bahwa penangguhan tersebut adalah cara untuk menunjukkan “solidaritas” terhadap Palestina.

Sebagai wujud solidaritasnya terhadap saudara-saudaranya, perlawanan terhadap rakyat Palestina, demi menghormati mengenang para syuhada yang terhormat dan saleh. [and] “Para korban serangan brutal Zionis yang dilakukan di Jalur Gaza terhadap penduduk Palestina yang diduduki, Federasi Sepak Bola Aljazair memutuskan untuk menunda semua kompetisi dan pertandingan sepak bola, hingga pemberitahuan lebih lanjut.” Baca pernyataannya.

Pengumuman ini muncul hanya beberapa hari setelah FAF menawarkan untuk menjadi tuan rumah semua pertandingan internasional tim nasional Palestina mendatang di tengah meningkatnya konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

“Federasi Sepak Bola Aljazair, berdasarkan arahan otoritas tertinggi negara dan atas permintaan Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina, Tuan Jibril Rajoub, memutuskan untuk menyelenggarakan semua pertandingan resmi dan tidak resmi di Aljazair dalam kerangka liga. ” Pernyataan yang dikeluarkan pada hari Minggu mengatakan: “Mempersiapkan tim sepak bola Palestina untuk kualifikasi Piala Dunia 2026 dan Piala Asia 2027 dan menanggung semua biaya yang terkait dengan acara ini.”

Al-Faf menyatakan akan menjadi tuan rumah pertandingan kandang timnas Palestina berikutnya, yakni laga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia yang dijadwalkan pada 21 November.

Hal ini terjadi di tengah pengepungan Israel yang sedang berlangsung di Gaza, yang telah menyebabkan kematian lebih dari 3.500 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Serangan Israel di Gaza terjadi setelah serangan teroris skala besar di Israel yang dilakukan oleh Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan 1.400 orang di negara itu, menurut pejabat Israel.

READ  Grand Prix Mexico City: Kapan menonton pelatihan, kualifikasi, dan balapan langsung di Sky Sports F1