POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Bank Dunia memperkirakan perekonomian Indonesia akan tetap tangguh

Bank Dunia memperkirakan perekonomian Indonesia akan tetap tangguh

oleh
Kantor Berita Vietnam

Selasa, 25 Juni 2024 | 16:46 WIB

Keberhasilan kinerja perekonomian Indonesia sebagian besar disebabkan oleh kerangka kebijakan makroekonomi pemerintah yang kuat, yang membantu menarik investasi, kata Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Timur Carolyn Turk pada hari Senin.

Bongkar muat peti kemas di kawasan pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Foto milik Kantor Berita Antara.

Dalam laporan terbarunya bertajuk “Indonesian Economic Outlook – Edisi Juni 2024”, Bank Dunia menyatakan bahwa kerangka kebijakan makroekonomi yang prudent dan koheren menjadi landasan keberhasilan kinerja perekonomian Indonesia yang diakui pasar.

Dikatakan rasio credit default swap Indonesia dan spread JPMorgan Emerging Market Bond Index (EMBI) terus menurun sejak pandemi Covid-19 dan lebih rendah dibandingkan banyak negara serupa.

Lembaga pemeringkat kredit ini juga mempertahankan peringkat kredit negara pada peringkat investasi, termasuk prospek stabil, yang membantu Indonesia mengatasi guncangan eksternal, menarik investasi dan mendukung pertumbuhan.

Menurut Türk, penting untuk mempertahankan kebijakan makro yang bijaksana, andal, dan transparan sekaligus menciptakan ruang fiskal yang memungkinkan pembelanjaan awal untuk perlindungan sosial serta investasi pada sumber daya manusia dan infrastruktur.

Bank Dunia memperkirakan perekonomian Indonesia akan tumbuh dengan stabil dan tangguh di tahun-tahun mendatang, didorong oleh peningkatan belanja pemerintah, peningkatan investasi dunia usaha, dan permintaan konsumen yang stabil.

Dia mengatakan pertumbuhan PDB Indonesia diperkirakan rata-rata 5,1% per tahun dari tahun 2024 hingga 2026, meskipun menghadapi tantangan yang semakin besar karena penurunan harga komoditas, peningkatan volatilitas harga pangan dan energi, dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik.

READ  Indonesia merencanakan perdagangan karbon pertamanya minggu depan

Pertumbuhan PDB negara tersebut sebesar 5,1% pada kuartal pertama tahun ini masih kuat dan melampaui rata-rata pertumbuhan negara-negara berpendapatan menengah. Konsumsi swasta mencapai 57% dari pertumbuhan PDB, yang mencerminkan kepercayaan konsumen yang didukung oleh rendahnya inflasi produk non-makanan, tingginya upah pegawai pemerintah, dan kinerja layanan konsumen yang baik.

Konsumsi masyarakat akan kembali menguat pada kuartal pertama tahun 2024, didorong oleh pemilu dan belanja sosial, kata Türk, seraya menambahkan bahwa hal ini menjadi alasan untuk memperkuat perekonomian Indonesia meskipun terjadi penurunan ekspor neto karena melemahnya permintaan global dan harga komoditas yang lebih rendah.