Tempo.co, Jakarta – Kementerian Perhubungan mendukung rencana pemerintah untuk mencapai target dua juta Sepeda motor listrik Pada tahun 2025. Salah satu skemanya adalah memberikan sertifikat pendaftaran tes atau SRUT gratis bagi produsen.
“Kami telah menyelesaikan sekitar 28.000 SRUT untuk kendaraan listrik,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumathi, seperti dikutip dari situs resmi kementerian pada 6 Oktober 2022.
Indonesia memiliki lebih dari 133 juta pengguna sepeda motor, dengan permintaan tahunan 5 juta unit, katanya. Permintaan mencapai 10 juta unit per tahun sebelum pandemi Covid-19.
Banyaknya jumlah motor listrik yang beroperasi di Tanah Air diperkirakan akan mempercepat peralihan dari kendaraan berbahan bakar ke kendaraan berbasis baterai.
Budi juga menguraikan tiga kunci untuk mendukung proyek tersebut; Kualitas baterai, jumlah stasiun pengisian baterai atau pertukaran baterai dan kualitas mesin kendaraan listrik.
Selain mengurangi polusi, banyaknya pengguna sepeda motor listrik diharapkan dapat mengurangi subsidi BBM. “Anggaran negara untuk subsidi BBM bisa digunakan untuk membangun bangsa ini,” tambah Menkeu.
Karena jumlah sepeda motor listrik dibandingkan mobil listrik tinggi, pemerintah akan fokus pada sepeda motor listrik, kata Diaz Hendropriono, Staf Khusus Presiden. Selain itu, harga mereka sangat kompetitif. “Ada 35 perusahaan sepeda motor listrik, dan hanya tiga perusahaan mobil listrik.”
Dicky Kurniawan
Klik disini Dapatkan update berita terbaru dari Tempo di Google News

“Pembaca yang ramah. Penggemar bacon. Penulis. Twitter nerd pemenang penghargaan. Introvert. Ahli internet. Penggemar bir.”

More Stories
Indonesia Percepat Musim Tanam Padi untuk Hadapi Ancaman El Nino
Kerentanan Kritis Next.js Buka Celah Pencurian Kredensial Cloud dan Akses Panel Admin
Reformasi PBB dan Peran Indonesia: Dorongan untuk Dampak Nyata di Lapangan