POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Tingkat hunian tempat tidur Jakarta mencapai 14% di tengah wabah Covid

Jakarta (Antara) – Saat ini tingkat hunian tempat tidur (BOR) di rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta telah mencapai 14 persen, menurut Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria.

“Kalau kita lihat datanya, BORnya naik 14 persen, dimana 3.732 tempat tidur sudah siap dan 504 sudah terisi,” katanya di Balai Kota Jakarta, Jumat.

Sementara itu, tingkat hunian tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit rujukan COVID-19 meningkat menjadi sekitar 11 persen, dengan 69 dari 621 tempat tidur terisi.

Menurut Patria, kenaikan tingkat hunian tempat tidur ini seiring dengan lonjakan kasus COVID-19 di Jakarta saat ini.

“Hingga hari ini, 1.255 (warga) positif terkonfirmasi,” katanya.

Berita Terkait: Jakarta didesak untuk mencegah lonjakan covid saat sub-varian muncul

Terkait penambahan jumlah tempat tidur, dia memastikan Pemprov DKI Jakarta siap membenahi berbagai infrastruktur penanganan Covid-19.

“Kami akan meningkatkan fasilitas pendukung untuk menghadapi COVID-19 seperti laboratorium, rumah sakit, dan tenaga kesehatan,” katanya.

Lonjakan kasus COVID-19 karena pelonggaran pembatasan, kata Patria. Dia kemudian meminta masyarakat untuk tetap mengikuti protokol kebersihan.

“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk sangat berhati-hati dalam menjalankan protokol kesehatan secara tegas, disiplin dan bertanggung jawab,” kata Wagub.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan DKI Jakarta, hingga Jumat, jumlah kasus aktif, baik yang masih dirawat maupun dikarantina, mencapai 9.545, di mana 1.100 di antaranya merupakan kasus baru.

Sejak kasus pertama COVID-19 dikonfirmasi pada Maret 2020, total 1.245.980 warga Jakarta telah dilaporkan sembuh, dengan tingkat pemulihan ditetapkan sebesar 98 persen, dan 15.316 warga telah terinfeksi virus, dengan tingkat kematian tercatat sebesar 1.2. persen.

Berita Terkait: Pemprov DKI mengimbau masyarakat untuk segera melengkapi vaksinasi booster

READ  Pemerintah telah menetapkan target 50 juta vaksinasi bulanan mulai September