POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Spesies dinosaurus baru telah ditemukan di Zimbabwe bernama Musankwa sanyatiensis

Spesies dinosaurus baru telah ditemukan di Zimbabwe bernama Musankwa sanyatiensis

Para peneliti mengatakan bahwa sisa-sisa tersebut berasal dari periode Trias Akhir.

Penemuan fosil yang luar biasa di Danau Kariba di Zimbabwe telah menyebabkan para peneliti menamai spesies dinosaurus baru: Musankwa sanyatiensis.

Sisa-sisa fosil satu-satunya kaki belakang spesies tersebut, termasuk tulang paha, tibia, dan pergelangan kaki, ditemukan tertanam di batu di tepi danau, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2017. Acta Paleontologica Polonica Kamis.

Para peneliti mengatakan sisa-sisa tersebut berasal dari periode Trias Akhir, sekitar 210 juta tahun yang lalu.

Setelah menganalisis Musankwa Sanyatiensis, para peneliti mencatat bahwa spesies baru tersebut termasuk dalam Sauropodomorpha, sekelompok dinosaurus berleher panjang yang hidup pada zaman Trias Akhir.

“Meskipun bahan fosilnya terbatas, tulang-tulang ini memiliki ciri-ciri unik yang membedakannya dari dinosaurus lain yang hidup pada waktu yang sama,” kata Dr. Kimberly “Kimmy” Chappell, asisten profesor di Stony Brook University dan anggota emeritus dari Universitas Stony Brook. Institut Studi Evolusioner. Dalam Wits dikatakan dalam a jumpa pers Untuk belajar pada hari Kamis.

Penemuan Mosankwa saniatensis mewakili spesies dinosaurus keempat yang diberi nama di Zimbabwe.

Temuan sebelumnya dari negara Afrika tersebut antara lain Syntarsus rhodesiensis pada tahun 1969, Vulcanodon karibaensis pada tahun 1972, dan Mbiresaurus raathi pada tahun 2022, menurut siaran persnya.

Studi tersebut dilakukan oleh peneliti dari Universitas Witwatersrand (Wits) di Afrika Selatan, Natural History Museum of Zimbabwe, dan Stony Brook University di New York, dan dipimpin oleh Profesor Paul Barrett dari Natural History Museum di London.

READ  Bintang kerdil putih memasuki zaman kristalisasi dan berubah menjadi 'berlian kosmik': ScienceAlert

Pada bulan Maret 2024, fosil berusia 70 juta tahun yang ternyata merupakan kerangka titanosaurus berleher panjang yang hampir lengkap ditemukan oleh seorang pria yang sedang berjalan-jalan dengan anjingnya di Prancis.

Damien Bocheteau menemukan kerangka besar itu di hutan Montolier, dekat rumahnya di desa Crozy di Perancis selatan.