POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Setidaknya 50 hilang setelah Topan Ray di Filipina, korban tewas 208: laporan

MANILA: Korban tewas akibat Topan Ray (juga dikenal sebagai Odette), yang melanda Filipina pekan lalu, telah meningkat menjadi 208, sementara lebih dari 50 orang masih hilang, media Filipina melaporkan.

Sebagian besar kematian dilaporkan di Visayas Tengah (129 tewas), diikuti oleh Visaya Barat dengan 22 kematian, Manila Bulletin pada hari Minggu, mengutip juru bicara Kepolisian Nasional Filipina Kolonel Roderick Augustus Alba, mengatakan.

Menurut surat kabar itu, kematian terkait topan juga dilaporkan di wilayah Filipina di Karaja (10), Mindanao Utara (7) dan Zamboanga (1).

Surat kabar Manila Bulletin melaporkan bahwa polisi Filipina meningkatkan jumlah korban tewas akibat topan menjadi 208 orang. Korban luka berjumlah 239 orang, sementara sedikitnya 52 orang masih hilang.

Lebih dari 180.800 orang masih mengungsi dan pemadaman listrik telah dilaporkan di lebih dari 3.000 wilayah berbeda di Filipina.

Menurut Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRRMC), lebih dari 332.000 orang harus dievakuasi setelah rai melanda Filipina pada 16 Desember. NDRRMC telah melaporkan 31 kematian tetapi hanya empat dari mereka yang telah dikonfirmasi terkait dengan topan.

READ  Kasus dan kematian COVID-19 meningkat lagi di Eropa