Sebuah. Moh. Ibnu Aqil (Jakarta Post)
bagus sekali
Jakarta
Sabtu 7 Agustus 2021
Pembangunan infrastruktur sedang berlangsung di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, setelah United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mendesak pemerintah untuk menghentikan proyek tersebut.
Selama pertemuan virtual bulan lalu, Komite Warisan Dunia UNESCO, yang memiliki wewenang untuk menentukan status situs Warisan Dunia, menguraikan keprihatinannya tentang rencana pengembangan taman nasional, yang diperingatkan oleh komite dapat mengancam Nilai Universal Luar Biasa (Outstanding Universal Value/OUV) taman tersebut. ).
Nilai Universal yang Luar Biasa adalah salah satu kriteria utama yang digunakan Komite untuk menentukan apakah suatu situs harus diberikan status Warisan Dunia UNESCO. Taman Nasional Komodo telah masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1991.
Dalam salah satu laporan yang dikeluarkan usai rapat, panitia mendesak pemerintah…
Untuk membaca cerita selengkapnya
berlangganan sekarang
Mulai dari Rp 55.000/bulan
- Akses tak terbatas ke konten web dan aplikasi kami
- Surat kabar digital harian untuk email
- Tidak ada iklan, tidak ada interupsi
- akses istimewa ke acara dan program kami
- Berlangganan buletin kami
“Pemikir. Fanatik internet. Penggemar zombie. Komunikator total. Spesialis budaya pop yang bangga.”
More Stories
Republik Rhode Island mempersiapkan 15 pekerja kesehatan untuk misi kemanusiaan di Gaza
Megawati Indonesia mengirimkan pesan dukungan kepada Kamala Harris dalam pemilihan presiden AS
Eropa mengaktifkan latihan Pitch Black 2024