POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Sekolah di Surabaya harus mengadakan sesi pendidikan menulis selama 2 jam

Tempo.co, Surabaya – Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama sekolah (SMP) siap melaksanakan sesi pendidikan pengembangan karakter selama dua jam untuk siswa di kota Surabaya, Jawa Timur.

“Ajari anak-anak itu mindset yang kuat, ketika mereka menghadapi dunia nyata, mereka akan memiliki keterampilan yang luar biasa,” kata Wali Kota Surabaya Eri Kahyadi dalam pidato motivasi kepada 883 pegawai negeri sipil kontrak (PPBK) yang mengajar di SD dan SMP, Selasa.

Ia mengimbau para guru untuk membantu membentuk karakter siswa dengan memperbaiki metode pembelajaran.

“Alhamdulillah (alhamdulillah), guru-guru ini diangkat menjadi PPPK, jadi kami memberikan gaji dan tunjangan. Jadi, saya katakan mereka mampu menghasilkan pemimpin yang berakhlakul karima (akhlak yang tinggi),” katanya.

Menurutnya, proses pembelajaran saat ini membosankan. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengembangan kurikulum pengajaran berdasarkan kebijakan masa pembelajaran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Tolong hitung waktu belajarnya dengan baik. (Misalnya) kalau jam belajarnya selesai jam 12 siang, selesai jam 12,” ujarnya.

Kecerdasan seorang siswa harus dibarengi dengan karakter yang kuat, tambah Walikota Surabaya. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa sekolah harus menyediakan kegiatan pembentukan karakter seperti kegiatan seni dan keagamaan bagi siswa.

Kurikulum berbasis pengembangan karakter akan diterapkan mulai November 2022.

Walikota Kahyadi menambahkan, mahasiswa Kota Surabaya ingin saling mengenal, percaya diri dalam mengemukakan pendapat, dan tidak terikat untuk menyelesaikan pekerjaan rumah sehari-hari.

“Setelah dihitung Pak Yusuf Masruh (Ketua Kota Surabaya). Pendidikan kantor), (waktu belajar) sampai jam 12 siang sudah cukup, artinya jam 12 siang dan sesudahnya adalah character building,” ujarnya.

Antara

Klik disini Dapatkan update berita terbaru dari Tempo di Google News