Perusahaan rintisan di India, produsen susu terbesar di dunia, menggunakan teknologi terbaru untuk memodernisasi peternakan sapi perah dan memenuhi permintaan yang terus meningkat di negara tersebut, menurut NHK World.
Laporan tersebut menyebutkan bagaimana startup semakin terlibat dalam pengembangan solusi, termasuk aplikasi dan perangkat keras, untuk sektor susu India. “Anda mengunduh aplikasinya dan memesan susu. Kemudian susu datang ke depan pintu Anda dengan mudah,” kata seorang pembeli susu yang memasok kebutuhan susunya melalui aplikasi kepada NHK World.
Apalagi, laporan NHK World menyebutkan, tanpa menyebut nama perusahaannya, menggunakan perangkat untuk mengecek nilai gizi susu dan menghitung harga berdasarkan kualitas.
“Ini adalah masalah yang perlu dipecahkan – produktivitas, kualitas, ketertelusuran – jadi Anda perlu memungkinkan mereka untuk meningkatkannya secara ilmiah dari petani terbelakang menjadi pengusaha,” kata Ranjith Mukundan, CEO Stellaps Technologies, kepada NHK World.
Perkembangan sektor susu di India dan peran luar biasa yang dimainkan oleh koperasi susu sejak diluncurkannya Operasi Banjir merupakan bagian integral dari kisah pertumbuhan negara tersebut karena negara tersebut kini menjadi produsen susu terbesar.
India menyumbang lebih dari 20 persen produksi susu dunia. Favorit

Yoga Mahendra adalah penulis di Pospapua.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pelaporan yang informatif dan relevan, Yoga menghadirkan berita serta cerita yang dekat dengan kebutuhan dan minat pembaca, sambil mengedepankan fakta dan konteks yang penting.

More Stories
Nvidia Amankan Pasokan Memori SK Hynix untuk Dukung Infrastruktur AI Senilai US$500 Miliar
OpenAI Luncurkan Perangkat Keras Pertama, Keyboard Mini untuk Mengendalikan Agen AI
Penyegaran Generasi Kedua Prosesor Komputasi Qualcomm Muncul dalam Peta Pengembangan Produsen Perangkat