POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Pemerintah akan mengurangi ekspor LNG untuk mendongkrak industri dalam negeri

Pemerintah akan mengurangi ekspor LNG untuk mendongkrak industri dalam negeri

Jakarta (Antara) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjitan mengatakan pemerintah berencana membatasi ekspor gas alam cair (LNG) untuk mendorong pengembangan industri lokal.

Melansir Indonesian Carbon Capture and Storage Center (ICCSC) di Jakarta, Selasa, disebutkan rencana pembatasan ekspor bertujuan untuk memenuhi permintaan domestik yang terus meningkat terhadap komoditas tersebut.

“Kami telah mengekspor LNG selama bertahun-tahun dan sekarang kami sangat membutuhkannya. Kemudian dilakukan kajian oleh Deputi Senior (Deputi Kementerian Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, dan kami menyimpulkan bahwa) tidak akan ada lagi ekspor, kata Panjitan.

Ia menambahkan, laporan ekspor gas alam cair telah disiapkan untuk presiden.

Menteri Koordinator mengatakan bahwa meskipun ada pembatasan yang diusulkan, ekspor LNG yang dilaksanakan berdasarkan kontrak akan tetap berjalan seperti biasa.

Dia mencontohkan, pemerintah berniat mengalihkan ekspor gas untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, terutama untuk industri metanol dan petrokimia, mengingat permintaan komoditas tersebut masih tinggi.

Pandjitan juga menyampaikan selama ini Indonesia masih mengimpor komoditas petrokimia dan dengan terus berkembangnya industri petrokimia di Kalimantan Utara diharapkan dapat mengurangi impor.

“Kami butuh gas, tapi gas kami cukup dan tidak perlu impor lagi,” imbuhnya.

Dia mengatakan bahwa penggunaan gas dalam negeri diharapkan dapat menurunkan harga gas industri, yang saat ini $6 per juta British thermal unit, menambahkan bahwa harga dapat diturunkan dengan meningkatkan efisiensi di sumur gas.

Bapak Ibu sekalian, hemat biaya dan efisiensi adalah intinya, dan itu harus kita kembangkan di negara kita, kata Panjitan.

Menko juga meminta generasi muda bekerja dengan hati nurani dan melakukan langkah-langkah konkrit untuk pembangunan negara.

Indonesia merupakan salah satu eksportir LNG terbesar, dan pada tahun 2021 menjadi eksportir terbesar kedelapan dengan mencatatkan 14,6 miliar meter kubik ekspor LNG.

READ  Australia dan Korea Selatan menandatangani kesepakatan pertahanan senilai $717 juta | berita militer

Negara tujuan ekspor LNG Indonesia antara lain China, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, Singapura dan Meksiko.

Berita terkait: Proyek LNG Abadi di Blok Masela Segera Dimulai: Pimpinan

Berita Terkait: Kilang Pertamina Cilacap Bangun Terminal LNG untuk Dongkrak Efisiensi

Diterjemahkan oleh: Adi Irma Junaida, Nabil Ihsan
Editor: Tia Mutyasari
Hak Cipta © Antara 2023