POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Pembicara MPR mengenang Konferensi Asia Afrika di Bandung

Sejak Konferensi Asia-Afrika 1955, tidak ada output politik global lainnya yang dihasilkan di Bandung, dengan Bali sekarang menjadi tuan rumah hampir semua konferensi internasional (di Indonesia).

Jakarta (Antara) – Delegasi Konferensi Internasional Majelis Permusyawaratan Rakyat memperingati Konferensi Asia-Afrika 1955 dengan berjalan bersama di Jalur Asia-Afrika, Bandung, Jawa Barat, Selasa.

Delegasi berjalan 100 meter dari Savoy Humane Hotel ke Gedung Merdeka, yang menjadi tuan rumah konferensi internasional.

Sesampainya di gedung Merdeka, delegasi menikmati tarian tradisional Indonesia. Menko Polhukam Mahfouz MD turut hadir dalam acara tersebut.

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Indonesia Bambang Sociatio mengapresiasi terpilihnya Gedung Merdeka menjadi tuan rumah acara tersebut, yang menonjolkan nilai sejarah yang tinggi dari bangunan tersebut bagi Indonesia, negara-negara Asia dan Afrika.

Berita Terkait: Posisi pemerintah sangat menentukan pada gagal ginjal akut pada anak

“Sebagai perwakilan narasumber di MPR RI, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran Yang Mulia dalam undangan MPR RI untuk merevitalisasi semangat Konferensi Asia Afrika di Bandung,” ujar Sosatio.

Sebelumnya, Ketua MPR RI menyebutkan bahwa Konferensi Asia Afrika menjadi faktor utama dalam memilih Bandung sebagai tuan rumah Konferensi Ketua Parlemen.

Dia mencatat pada hari Senin (24 Oktober) bahwa “sejak Konferensi Asia-Afrika 1955, tidak ada output politik global lainnya yang dihasilkan di Bandung, karena hampir semua konferensi internasional (di Indonesia) sekarang diselenggarakan di Bali.”

Dia optimistis konferensi tersebut akan menghasilkan deklarasi untuk mendukung perkembangan demokrasi global dengan memperkuat fungsi parlemen.

Berita Terkait: Pemerintah Harus Prioritaskan Penyelamatan Korban Banjir dan Longsor: Ketua DPR

Indonesia akan menjadi tuan rumah Konferensi Internasional Parlemen Antar Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk memulai Forum Pembicara Parlemen Global di Bandung, Jawa Barat, pada 24-26 Oktober 2022.

READ  Perang Ukraina: Setiap negara yang menerima agresi Rusia terhadap Ukraina akan dinodai bersama: Biden

Adapun 15 negara yang hadir dalam acara tersebut adalah Indonesia sebagai tuan rumah, Aljazair, Bahrain, Mesir, Iran, Irak, Yordania, Malaysia, Maroko, Mozambik, Pakistan, Palestina, Arab Saudi, Turki dan Yaman. Selain itu, konferensi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Persatuan Parlemen Negara-negara Anggota Organisasi Konferensi Islam dan Liga Muslim Dunia.

Berita Terkait: ID FOOD siap dukung G20 untuk antisipasi krisis pangan

Berita Terkait: Nantikan bencana di Bali yang disebabkan oleh pengurangan buffer zone