POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni pada libur Natal, Tahun Baru: Menteri

Tempo.co, JakartaMenteri Pembangunan Manusia dan Integrasi Kebudayaan Muhadjir Effendi, Sabtu, mengatakan pelabuhan Merak (Banten)-Bakauheni (Lampung) normal dan aman pada arus lalu lintas Natal dan Tahun Baru.

“Sejauh ini kami mendapat laporan bahwa penyeberangan Merak-Bakauheni normal dan aman,” ujarnya saat meninjau kesiapan arus lalu lintas Natal dan Tahun Baru di kapal Otoritas Pelabuhan Merak.

Effendi mengamati, cuaca di perairan Selat Sunda Utara lintas Merak-Bakauheni normal dan aman.

Namun, dia mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai gelombang pasang jika terjadi perubahan cuaca.

Ia juga menegaskan, gunung Anak Krakadau diperkirakan akan aktif meski saat ini dalam keadaan dorman berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Selain itu, fasilitas yang ada saat ini dan rasio volume terhadap kapasitas (rasio V/C), atau rasio jumlah penumpang atau kendaraan terhadap kapasitas pelabuhan, aman berada di bawah 0,3.

Menkeu mencatat, baik Pelabuhan Merak maupun Pelabuhan Bakauheni memiliki V/C rasio kurang dari 4 sehingga kondisi pelabuhan sangat aman.

“Sangat bagus dan terkendali,” kata Effendi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencatat, operator penyeberangan negara ASDP Indonesia telah memaksa penumpang untuk membeli tiket secara online untuk mencegah kemacetan lalu lintas.

“Kami mohon kepada Direktur Utama ASTP untuk mewaspadai anomali cuaca agar penumpang dapat sampai tujuan dengan selamat di penyeberangan penyeberangan Merak-Bakauheni,” ujarnya.

Selama bertugas di Merak, Banten, Menteri Effendy didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, PT ASDP Indonesia Ferry Ira Puspita Devi, Kapolri Irjen Ann Suhanan dan Gubernur Banten Al Muktabar.

Antara

Seleksi Guru: Risiko pada seluruh prinsip hilirisasi mineral

klik disini mendapatkan Berita terkini Tempo di Google News

READ  Gubernur uraikan penggunaan nama tempat dalam penanganan gempa Cianjur di UN