POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Kovit-19: 113,67 juta orang Indonesia divaksinasi dengan dosis kedua

Jakarta (Andara) – Jumlah WNI yang divaksinasi lengkap COVID-19 hingga Jumat mencapai 113,67 juta, menurut satuan tugas penanganan COVID-19.

Jumlah warga yang menerima dosis kedua pada hari Jumat naik menjadi 661.959, sehingga jumlah total orang yang divaksinasi menjadi 113.666.327 atau 113,67 juta, menurut data dari gugus tugas.

Sedangkan jumlah warga yang menerima dosis pertama meningkat 1.070.414 menjadi 161.080.856.

Selain itu, jumlah orang yang menerima booster atau dosis ketiga sejauh ini telah mencapai 1.288.890, kata gugus tugas.

Pemerintah Indonesia menargetkan 208.265.720 warga negara akan mencapai kekebalan komunitas atau kawanan terhadap COVID-19.

Berita Terkait: Inspektur Jenderal Polisi telah meminta masyarakat untuk merayakan Tahun Baru di rumah

Dosis pertama vaksin Covit-19 sejauh ini telah diberikan kepada 77,46 persen dari total target 208.265.720 penerima, dan jumlah warga yang telah divaksinasi lengkap mencapai 54,67 persen dari total target.

Sebelumnya, Juru Bicara Vaksin Pemerintah-19 Kementerian Kesehatan Kota Nadia Darmisi mengatakan, total vaksin yang diterima negara sejauh ini sebanyak 458.069.415.

Menurut Dormisi, stok vaksin yang dilindungi pemerintah mencerminkan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi masyarakat.

“Pemerintah Indonesia akan melanjutkan upaya kedatangan vaksin melalui jalur bilateral dan multilateral. Sejak merebaknya wabah, Indonesia aktif menjalin kerja sama internasional dan multilateral, termasuk akses WHO terhadap peralatan Kovit-19 (ACT) untuk mempercepat COVAX. fasilitas,” ujarnya.

Pemerintah Indonesia meluncurkan program vaksinasi nasional pada 13 Januari 2021 untuk membangun kekebalan masyarakat terhadap COVID-19.

Menyusul penerapan vaksin COVID-19 HK.01.07/MENKES/6688/2021 Menteri Kesehatan Pudi Gunadi Sadiq untuk anak di bawah 6–11 tahun, pemerintah baru-baru ini mulai memvaksinasi anak di bawah 6 tahun. 11 tahun.

Berita Terkait: Keseimbangan yang signifikan antara penanganan Kovit-19 dan pemulihan ekonomi

READ  Bali dibuka kembali untuk turis, tetapi penduduk lokal yang tegang bertanya-tanya apa yang akan terjadi di masa depan | virus corona