POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Jepang membutuhkan teknologi untuk mencegah akselerasi yang tidak diinginkan pada mobil baru

Jepang membutuhkan teknologi untuk mencegah akselerasi yang tidak diinginkan pada mobil baru

Kementerian Transportasi Jepang mengatakan akan mewajibkan semua mobil penumpang otomatis baru untuk dilengkapi teknologi yang mencegah pengemudi melakukan akselerasi secara tidak sengaja dengan menekan pedal gas, bukan rem.

Mengingat negara ini menghadapi peningkatan populasi lansia yang pesat, peraturan baru ini diharapkan dapat membantu mengurangi kecelakaan lalu lintas, yang sering dilakukan oleh pengemudi lanjut usia, sejalan dengan peraturan baru PBB yang diharapkan mulai berlaku pada bulan Juni tahun depan.

“Jepang telah mengusulkan untuk menjadikan ini standar internasional pada awal tahun 2022,” kata Menteri Transportasi Tetsu Saito pada konferensi pers pada akhir Juni.

Sebuah foto yang diambil pada bulan Desember 2018 di Nagakute, Prefektur Aichi, menunjukkan perangkat buatan Toyota Motor Corp. yang dirancang untuk mencegah kecelakaan akibat penyalahgunaan pedal. (kyodo)

“Kami akan mempersiapkan peraturan baru dan berupaya meningkatkan keselamatan mobil,” ujarnya tanpa merinci waktu pasti penerapan kondisi tersebut.

Teknologi ini akan menekan akselerasi, artinya meskipun pengemudi menginjak pedal gas sepenuhnya pada jarak 1 hingga 1,5 meter dari benda besar, mobil akan berhenti sebelum bertabrakan atau akan melambat hingga kurang dari 8 kilometer per jam jika benda tersebut ditabrak. tabrakan tidak dapat dihindari.

Saat teknologi ini diaktifkan, peringatan juga akan muncul di layar mobil, seperti “Angkat kaki Anda dari pedal gas,” menurut kementerian.

Kementerian akan meninjau peraturannya setelah peraturan PBB secara resmi disetujui pada bulan November tahun ini, yang mengharuskan model otomatis baru untuk menginstal teknologi tersebut terlebih dahulu sebelum memperluasnya ke mobil baru untuk model yang sudah ada.

Mobil dengan transmisi manual tidak termasuk dalam aturan baru ini karena kecil kemungkinannya menyebabkan kecelakaan akibat salah menekan pedal akselerator, menurut kementerian.

READ  Richard Lobo bergabung dengan Tech Mahindra sebagai Chief Human Resources Officer

Kebanyakan mobil baru di Jepang sudah dilengkapi dengan teknologi serupa, dan beberapa produsen mobil juga menjual produk yang bisa dipasang di mobil yang sudah ada.

Menurut Institut Penelitian dan Analisis Data Kecelakaan Lalu Lintas, Jepang menyaksikan 3.110 kecelakaan lalu lintas yang disebabkan oleh kesalahan pengemudi dalam menggunakan pedal akselerator alih-alih rem pada tahun 2023, yang mengakibatkan 38 kematian dan 4.343 cedera.


Cakupan terkait:

Produksi global Toyota turun pada bulan Mei selama empat bulan berturut-turut akibat perang harga di Tiongkok