POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Indonesia-Kanada sepakat tingkatkan kerja sama ekonomi

Saya fokus membahas kerjasama ekonomi. Kami menyambut baik peningkatan perdagangan bilateral bahkan di tengah epidemi

Jakarta (Antara) – Indonesia dan Kanada sepakat untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, khususnya di bidang perdagangan, investasi, dan transisi energi.

Saya fokus pada pembahasan tentang kerjasama ekonomi. “Kami menyambut baik peningkatan perdagangan bilateral bahkan di tengah pandemi,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat konferensi pers virtual tentang kunjungan Menteri Luar Negeri Kanada Melanie Jolie di sini, Senin.

Marsudi dan Jolie menandatangani Rencana Aksi Indonesia-Kanada 2022-2025 yang akan menjadi pedoman bagi kedua negara untuk memandu kerja sama dalam empat tahun ke depan.

Perdagangan antara Indonesia dan Kanada meningkat hampir 30 persen pada tahun 2021 dan mencapai $3,12 miliar.

Untuk lebih meningkatkan perdagangan bilateral, kedua negara telah memulai putaran pertama negosiasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) bulan lalu.

Marsudi mengindikasikan: “Kami setuju untuk mengintensifkan negosiasi untuk menyimpulkan dalam kerangka waktu yang jelas.”

Berita Terkait: Menlu Konfirmasi Keberangkatan 133 WNI dari Ukraina

Namun, di sisi investasi, angka pada tahun 2021 naik sedikit sekitar empat persen.

Kanada telah berinvestasi di beberapa proyek infrastruktur, di antaranya pengembangan Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), dan proyek infrastruktur Pelabuhan Gresik diharapkan mulai beroperasi tahun depan.

Untuk melanjutkan sinergi ini, kerja sama dengan Otoritas Investasi Indonesia (INA) di bidang energi terbarukan dan infrastruktur hijau akan sangat diharapkan.

Terkait ekstraksi unsur tanah jarang, Marsudi menyatakan dukungan Indonesia atas kemungkinan pembahasan antara PT. Timah dan Canada Rare Earth Corporation untuk membentuk perusahaan patungan.

Kedua negara berkomitmen untuk mempercepat transisi energi menuju masa depan tanpa emisi.

Berita Terkait: G20: Marsudi menyoroti tiga mode kerja sama global dalam ekonomi digital

READ  Orang Indonesia berangkat ke Raya, dan banyak yang akan kembali untuk mengisi kekosongan pekerjaan

Mereka sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam transisi ke sumber energi yang lebih bersih, termasuk teknologi sel bahan bakar hidrogen dan pengembangan strategi hidrogen hijau, serta potensi kemitraan antara Carbon Engineering Limited dan PT Pertamina dalam penangkapan, penggunaan, dan penyimpanan karbon (CCUS). .

Dalam masalah kesehatan, Indonesia dan Kanada selalu berhubungan erat, dengan menteri bergabung dalam inisiatif Kanada pada Ministerial Coordination Group on COVID-19 (MCGC), antara lain untuk membahas masalah rantai pasokan.

Marsudi memuji dukungan Kanada untuk Indonesia dalam menanggulangi pandemi.

Dia dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada menjadi ketua bersama COVAX AMC Partnership Group.

“Kami memiliki pandangan yang sama bahwa kerja sama dan solidaritas untuk kesetaraan akses terhadap vaksin adalah satu-satunya pilihan untuk bangkit bersama dari pandemi,” tegasnya.

Terkait kerja sama, Menteri Jolie memperbaharui komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral di berbagai bidang kedua negara.

“Bagi Kanada, Indonesia adalah mitra utama kami dalam kerja sama ekonomi di antara negara-negara ASEAN. Kami sepakat untuk menjajaki inisiatif untuk memperkuat hubungan, terutama untuk pemulihan pascapandemi.”

Berita Terkait: Indonesia terus mendorong untuk mengakhiri konflik antara Rusia dan Ukraina

Berita Terkait: Indonesia imbau negara-negara G20 memiliki indeks literasi digital