Ditambahkannya, gempa tersebut diikuti gempa susulan berkekuatan 5,4 derajat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Indonesia tidak mengeluarkan peringatan tsunami.
USGS mengatakan ada sedikit kemungkinan kerugian ekonomi yang serius atau kematian. Indonesia, negara kepulauan yang luas dengan lebih dari 270 juta orang, sering dilanda gempa bumi dan letusan gunung berapi karena lokasinya di “Cincin Api”, busur gunung berapi dan garis patahan di cekungan Pasifik.
Pada bulan Oktober, gempa berkekuatan 5,1 melanda Sibolga, sebuah kota pelabuhan di provinsi Sumatera Utara, menewaskan sedikitnya satu orang, melukai 11 orang dan merusak lebih dari selusin bangunan. Pada bulan Februari, gempa berkekuatan 6,2 SR menewaskan sedikitnya 25 orang dan melukai lebih dari 460 orang di provinsi Sumatera Barat.
Gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia yang dahsyat pada tahun 2004 menewaskan hampir 230.000 orang di belasan negara, sebagian besar di Indonesia.

Indah Permatasari adalah penulis di Pospapua.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Melalui liputan isu terkini, perkembangan penting, serta berbagai peristiwa yang relevan bagi masyarakat, Indah berupaya menghadirkan berita yang informatif, berimbang, dan bermanfaat untuk membantu pembaca memahami perkembangan terbaru di Indonesia maupun dunia.

More Stories
Indonesia Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Bintan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Indonesia Diproyeksikan Jadi Mitra Strategis Energi dan Mineral Korea Selatan
Kementerian: Kerja sama dan inovasi menjadi kunci pengembangan industri game