TEMPO.CODan Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa negara Pertumbuhan ekonomi Pada triwulan III 2022 mencapai 5,72 persen year on year. Dibandingkan triwulan sebelumnya, perekonomian juga tumbuh sebesar 1,81%.
“Secara kumulatif triwulan I hingga triwulan III 2022 dibandingkan periode yang sama tahun 2021, perekonomian Indonesia tumbuh 5,4 persen,” kata Presiden BPS Margo Yoono dalam konferensi pers virtual, Senin, 7 November 2022.
Margo juga menyebutkan bahwa perekonomian negara mulai pulih dan tumbuh lebih kuat karena mampu menyerap 4,25 juta pencari kerja. Ada juga peningkatan angkatan kerja sebesar 3,57 juta orang, berdasarkan survei yang dilakukan pada Agustus 2022.
Namun, beberapa dari mereka menganggur. Tingkat pengangguran terbuka [TPT] Pada Agustus tercatat 5,86 persen.”
Namun, Margo menegaskan kondisi ketenagakerjaan terus membaik seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi di Indonesia. Margo mengatakan, jumlah TPT Agustus 2022 lebih rendah dibandingkan Agustus 2021 yang tercatat 6,49 persen.
Margo juga mengatakan bahwa Indonesia ekonomi terus pulih. Hal ini tercermin dari Angka Partisipasi Kerja (TPAK) yang tercatat 68,63% pada Agustus 2022. “Ini merupakan angka TPAK tertinggi sejak 1986,” klaimnya.
Riri Rahayu
Klik di sini untuk mendapatkan update berita terbaru dari Tempo di Google News

Indah Permatasari adalah penulis di Pospapua.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami oleh pembaca. Melalui liputan isu terkini, perkembangan penting, serta berbagai peristiwa yang relevan bagi masyarakat, Indah berupaya menghadirkan berita yang informatif, berimbang, dan bermanfaat untuk membantu pembaca memahami perkembangan terbaru di Indonesia maupun dunia.

More Stories
Indonesia Resmikan Pabrik Pengolahan Ikan di Bintan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Indonesia Diproyeksikan Jadi Mitra Strategis Energi dan Mineral Korea Selatan
Kementerian: Kerja sama dan inovasi menjadi kunci pengembangan industri game