Saya mengharapkan kerjasama yang lebih besar antara universitas dan lembaga penelitian kedua negara dalam melakukan penelitian bersama, berinovasi dan mengembangkan praktik terbaik.
JAKARTA (Antara) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani berharap dapat menjawab berbagai tantangan global antara lain dampak perubahan iklim, pengembangan energi terbarukan, pandemi dan pengembangan teknologi digital yang terjangkau melalui kerjasama pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan.
Saat penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Nasional Bukyeong (PKNU) Korea Selatan dengan delapan universitas di Indonesia, Ratu mencatat bahwa pendidikan bukan lagi masalah domestik tetapi bagian dari kerja sama antarbenua.
Dalam keterangannya pada hari Senin, Pembicara mencatat bahwa kerjasama universitas antar negara dapat berkontribusi untuk meningkatkan kualitas universitas dan sumber daya manusia di suatu negara.
“Pendidikan bagi generasi muda adalah investasi masa depan suatu negara. Pendidikan adalah game changer yang menentukan kemajuan suatu negara,” ujarnya.
Ia berharap penandatanganan MoU tersebut dapat mempererat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan Korea Selatan.
Ia mendesak agar kerjasama yang ditandatangani ini menjadi inspirasi untuk mengembangkan kerjasama yang lebih luas antara tenaga pendidikan di Indonesia dan Korea Selatan.
“Saya mengharapkan kerjasama yang lebih besar antara universitas dan lembaga penelitian kedua negara dalam melakukan penelitian bersama, berinovasi dan bekerja sama untuk mengembangkan praktik terbaik,” katanya.
Ratu mencatat bahwa perguruan tinggi di Indonesia telah membuat banyak kemajuan, seperti mempromosikan kerjasama antara perguruan tinggi di Indonesia dengan perguruan tinggi ternama dunia.
Ia mencatat, hingga tahun 2021, jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Korea Selatan sebanyak 2.006 orang.
PKNU bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Mataram (UNRAM), Universitas Negeri Makassar (UNM), Universitas Negeri Padang (UNP), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Yogyakarta ( UNY). , dan Universitas Pattimura (Unpatti).
Kolaborasi akademik ini bertujuan untuk menciptakan jaringan dengan konektivitas asli untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pengetahuan, teknologi, dan internasionalisasi.
Berita Terkait: Indonesia dan Korea Selatan menjalin hubungan bilateral yang mendalam: Hartardo
Berita Terkait: DPR Desak Kritik Intensifkan Kerja Sama RI-Korea Selatan

“Pembaca yang ramah. Penggemar bacon. Penulis. Twitter nerd pemenang penghargaan. Introvert. Ahli internet. Penggemar bir.”

More Stories
Indonesia Percepat Musim Tanam Padi untuk Hadapi Ancaman El Nino
Kerentanan Kritis Next.js Buka Celah Pencurian Kredensial Cloud dan Akses Panel Admin
Reformasi PBB dan Peran Indonesia: Dorongan untuk Dampak Nyata di Lapangan