POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

14 Ekskavasi Polda Jatim untuk Evakuasi Korban di Gunung Semeru

Lumajang, Jawa Timur (Andara) – Polda Jatim menyiapkan 14 ekskavasi untuk mengevakuasi korban gunung api Chemeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

“Mesin galian tersebut akan dioperasikan oleh Polres Lumajang bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunung Semeru,” kata Farman, Komisaris Besar Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim.

Dari 14 ekskavasi yang akan dilakukan, empat akan digunakan di desa Kura Kobokan di kecamatan Pronojivo dan 10 di desa Jarit di kecamatan Basirian.

“Alat ini akan beroperasi di desa-desa yang membutuhkan alat berat untuk membantu pencarian dan evakuasi korban yang tidak terdeteksi,” jelas Foreman.

Selain itu, Polda Jatim menyediakan delapan unit dump truck, satu unit truk tangki bahan bakar solar dan dua unit truk pengangkut galian untuk membantu evakuasi para korban.

Dia mengatakan dia akan terus bekerja dengan pihak berwenang di lokasi bencana untuk membantu mempercepat upaya penyelamatan.

Berita Terkait: Tim SAR Gabungan melanjutkan upayanya untuk menyelamatkan korban gunung berapi Chemru

Sementara itu, tim SAR menghentikan sementara operasi pencarian dan evakuasi karena awan panas muncul dari gunung di desa Kopokan Kura.

“Proses exit dimulai pagi hari, namun pada pukul 09.15 WIB terhenti karena munculnya awan panas,” kata Komandan Tim Pencarian SAR Deva Surabaya.

Petugas dari Tim SAR Gabungan menemukan dan mengevakuasi jenazah dua korban erupsi Gunung Chemro sebelum operasi pencarian dihentikan.

Pada pencarian hari kelima, tim SAR mencari korban di empat lokasi: Desa Kura Kopokan, Area Penggalian Pasir, Desa Kopondeli dan Desa Rendeng di Kecamatan Kandipuro.

Sebelumnya, Gunung Semeru meletus pada 4 Desember di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. 34 meninggal, 16 hilang, 26 luka berat dan 82 luka ringan.

READ  Omigron di Indonesia; Djokovic meminta pejabat negara untuk tidak melakukan perjalanan dengan kapal

Berita Terkait: 15 tewas dalam letusan Chemaru: PNPP