Anthony Albanese telah menyatakan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah federal untuk mencoba mencegah penyakit mulut dan kuku yang menghancurkan dari menginfeksi ternak Australia adalah “yang terkuat yang pernah ada”.
Perdana menteri membela posisi pemerintah untuk menjaga perbatasan dengan Indonesia tetap terbuka saat negara itu memerangi wabah tersebut.
“Ini adalah langkah paling kuat yang pernah diambil pemerintah Australia dalam hal biosekuriti terkait PMK,” kata Albanese kepada Sky News.
“Penting untuk dicatat bahwa Australia bebas dari PMK dan produk kami masih tersedia untuk dunia.”
Awal pekan ini, anggota parlemen oposisi Barnaby Joyce dan Karen Andrews meminta pemerintah untuk menutup perbatasan dengan tetangga utaranya.
Albanese mengatakan badan pertanian negara itu telah mendukung pemerintahnya untuk tidak melarang penerbangan, yang akan berdampak “parah” pada ekonomi dan perdagangan.
“Jangan hanya dengan melompat ke posisi yang tidak pernah diterapkan oleh pemerintah sebelumnya,” katanya.
“Tidak ada pemerintah koalisi yang telah menerapkan langkah-langkah kuat yang telah kami umumkan dan letakkan melalui masalah saat ini di mana hal itu telah diangkat.”
Wisatawan akan diinstruksikan untuk mematuhi langkah-langkah biosekuriti, termasuk melepas sepatu mereka atau berjalan di atas tikar limbah, dan akan diinterogasi oleh petugas.
Ini adalah pertama kalinya kekuatan Undang-Undang Keamanan Hayati digunakan di Australia.
Koalisi menyerukan agar perbatasan ditutup dan mengkritik kecepatan penanganan yang dilakukan pemerintah.
Menteri Pertanian Murray Watt pada hari Jumat mengesahkan pembuatan zona respons biosekuriti di seluruh bandara internasional di mana para pelancong yang tiba di Australia dapat disaring lebih dekat.
Senator Watt juga mengumumkan paket $14 juta untuk membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit dari Bali.
Penyakit ini sangat menular dan menyerang sapi, domba, kambing, unta, rusa, dan babi.
Seorang petani mengendarai sapinya untuk divaksinasi penyakit mulut dan kuku yang sangat menular selama kampanye vaksinasi di Denpasar, Bali. sumber: AP / Firdia Lisnawati / AP
Virus ini ditularkan oleh hewan hidup dan dapat ditemukan pada daging, produk susu, tanah, tulang, kulit yang tidak diolah, dan kendaraan serta peralatan yang digunakan dengan hewan ternak.
Fragmen virus dari penyakit mulut dan kuku dan demam babi Afrika ditemukan dalam produk daging babi di pengecer Melbourne minggu lalu.
Produk telah terdeteksi dan disita di Melbourne CBD sebagai bagian dari pemantauan rutin.
Maklum, ini adalah pertama kalinya fragmen virus terdeteksi di lokasi ritel di Australia.
More Stories
Indonesia siap menjadi ekonomi hijau dan pusat perdagangan karbon global
Indonesia berupaya menggenjot sektor ritel untuk mendukung perekonomian
Ekonomi perawatan di Indonesia