POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Sedikitnya 23 orang tewas, 35 hilang akibat tanah longsor di Indonesia

Sedikitnya 23 orang tewas, 35 hilang akibat tanah longsor di Indonesia

Tanah longsor di tambang emas ilegal di provinsi Korandalo di pulau Sulawesi tengah Indonesia telah menewaskan sedikitnya 23 orang pada 9 Juli, dan 35 lainnya masih hilang.

Tim penyelamat membawa jenazah seorang pria yang tewas akibat tanah longsor di desa Tulapolo, Indonesia pada 9 Juli. (Foto: AFP)

HANOI – Tanah longsor di tambang emas ilegal di provinsi Korandalo di pulau Sulawesi tengah Indonesia menewaskan sedikitnya 23 orang pada 9 Juli, dan 35 lainnya masih hilang.

Tiga perempuan dan seorang anak laki-laki berusia 4 tahun termasuk di antara korban tewas yang berhasil diselamatkan dari lumpur oleh tim penyelamat.

Dengan susah payah, petugas penyelamat menyelamatkan 23 orang hidup-hidup dari lumpur di hari yang sama, 18 di antaranya luka-luka.

Sebanyak 270 personel penyelamat telah berpartisipasi dalam operasi pencarian dan penyelamatan selama dua hari terakhir. Saat ini, meski cuaca dan medan buruk, alat berat tetap digunakan untuk mencari orang hilang.

Lebih dari 100 penduduk desa di desa terpencil dan pegunungan Bone Bolango sedang menggali butiran emas pada tanggal 6 Juli ketika berton-ton tanah tenggelam ke pegunungan sekitarnya dan mengubur kamp darurat mereka, kata Heriyanto, kepala kantor pencarian dan penyelamatan provinsi Gorontalo.

Menurut kantor tersebut, 66 warga desa selamat dari tanah longsor.

Abdul Muhari, juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana Indonesia, mengatakan hujan di kawasan pegunungan sejak 6 Juli menyebabkan tanah longsor dan jebolnya tebing sungai, membanjiri lima desa di Bon Polanco, bagian dari kawasan pegunungan, hingga atap rumah. Di provinsi Korandalo. Hampir 300 rumah terkena dampak dan lebih dari 1.000 orang dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Indonesia mengalokasikan US$4 miliar untuk makanan sekolah gratis Indonesia mengalokasikan US$4 miliar untuk makanan sekolah gratis

Pemerintah Indonesia dan Presiden terpilih Prabowo Subianto telah sepakat untuk mengalokasikan Rp 71 triliun (sekitar US$4 miliar) untuk program makan siang gratis di sekolah dalam APBN 2025, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indravati mengatakan pada konferensi pers di Jakarta pada 24 Juni.

READ  Terlepas dari protes, DPR mengesahkan Undang-Undang Papua Nugini yang diamandemen - Jumat, 16 Juli 2021.
Indonesia berharap dapat mengurangi sampah plastik laut hingga 70 persen Indonesia berharap dapat mengurangi sampah plastik laut hingga 70 persen

Indonesia berharap dapat mengurangi sampah plastik di laut sebesar 70 persen pada tahun 2025.

Oleh VNA