POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Pembangunan IKN dorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian timur: Asian Development Bank

Pembangunan IKN dorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian timur: Asian Development Bank

JAKARTA (ANTARA) – Pembangunan ibu kota baru Indonesia, IKN, mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat pembangunan di Indonesia bagian timur, kata Asian Development Bank (ADB).

Bank Pembangunan Asia memperkirakan salah satu alasan pemerintah Indonesia memindahkan ibu kota Indonesia ke Kalimantan Timur adalah untuk merangsang pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Indonesia bagian timur, Direktur ADB Indonesia Jiro Tuminaga mengatakan kepada Antara di Jakarta, Senin.

Tominaga menekankan bahwa IKN memberikan peluang unik untuk mendapatkan manfaat dari praktik terbaik internasional dalam perencanaan, pembangunan dan pembiayaan kota, serta berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi.

Namun, dia mencatat, IKN tidak akan dibangun dalam sehari karena harus dilakukan beberapa langkah agar kota tersebut layak huni dan menarik masyarakat untuk pindah ke sana.

Setiap tahap pembangunan memerlukan pendekatan yang berbeda sehingga memberikan peluang unik bagi mitra pembangunan, termasuk Bank Pembangunan Asia, untuk berkontribusi.

Pada Pertemuan Tahunan ADB di Incheon, Korea Selatan, yang diselenggarakan pada tahun 2023, ADB menandatangani Nota Kesepahaman dengan Otoritas Metropolitan Nusantara (OIKN), yang antara lain menekankan upaya bersama untuk mengembangkan IKN sebagai kota hutan yang cerdas dan berkelanjutan.

Bank Pembangunan Asia memobilisasi para ahli dan melakukan penelitian untuk mendukung perencanaan kota baru, memberikan saran tentang cara memitigasi potensi dampak negatif pembangunan kota, dan bertukar gagasan mengenai pilihan untuk memobilisasi pembiayaan yang diperlukan untuk membangun kota.

Sebelumnya, OIKN menyatakan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pengembangan IKN di Kalimantan Timur.

“Kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan perkotaan dan pengambilan keputusan,” kata Presiden OIKN Bambang Susantono di Jakarta, Kamis (16 Mei).

Membangun kota layak huni di IKN dimulai dengan menempatkan manusia sebagai pusatnya, jelas Susantono.

READ  Bali sambut penerbangan turis internasional pertama di tengah pembukaan kembali

Kota layak huni bertujuan untuk memberikan kualitas hidup yang tinggi, didukung oleh tata kelola yang kuat, akses yang adil terhadap layanan, dan infrastruktur berkualitas tinggi.

Karakteristik utama kota layak huni mencakup perencanaan kota yang komprehensif, pembangunan berkelanjutan, dan integrasi sektor informal.

Pembangunan IKN bertujuan untuk menetapkan standar baru kualitas lingkungan dan menjadi kota yang nyaman untuk dihuni bagi warga dan pengunjungnya.

Untuk mencapai hal tersebut, IKN akan mewujudkan dual karakteristik kota hutan lestari dan kota layak huni dan disukai. Elemen penting dari kota yang layak huni dan disukai adalah hubungan masyarakat dengan budayanya.

Berita Terkait: Lebih dari 50 surat ketertarikan telah menunjukkan ketertarikan terhadap konsep IKN Smart City
Berita Terkait: OIKN memastikan layanan pendidikan yang diberikan IKN setara dengan yang ada di Jakarta
Berita Terkait: Presiden Jokowi Bentuk Satgas Baru Investasi di Nusantara: OIKN