POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Pauly mengimbau warga untuk mendapatkan booster shot di tengah kemunculan XBB

Denpasar, Bali (Antara) – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali Nyoman Kede Anom mengimbau warga untuk mengikuti vaksinasi ulang guna mencegah risiko munculnya gejala berat saat terinfeksi subvarian XBB Covid-19.

“Varian XBB baru terdeteksi di Bali. Gejalanya tidak parah kecuali sudah mendapat vaksin booster,” katanya di Jakarta, Selasa.

Dalam beberapa minggu terakhir, Bali mengalami peningkatan kasus COVID-19, dengan jumlah penambahan kasus yang berfluktuasi setiap harinya.

“Kasus varian baru (XBB) hampir merata di seluruh Indonesia, sehingga semua wilayah mengalami peningkatan. Di Bali, kasusnya pernah melebihi 200 kemudian turun kembali di bawah 200,” lapornya.

Pekan lalu, pada 14 November 2022, jumlah penambahan kasus harian mencapai 270 kasus.

Sementara itu, 137 kasus baru dan 1 kematian dilaporkan pada 19 November, 105 kasus baru dan 2 kematian pada 20 November, serta 74 infeksi baru dan 5 kematian pada 21 November.

Selain itu, RS Universitas Udayana sudah dilengkapi untuk mendeteksi apakah suatu sampel pasien terkena sub varian XBB.

“Kasus di Bali meningkat karena skrining, dan sebagian besar tidak ada atau gejala ringan,” katanya.

Sedangkan pasien yang meninggal sebagian besar tidak divaksinasi. Ada juga pasien yang divaksinasi tetapi tidak mendapat dosis booster.

Berita Terkait: IndoVac lolos uji klinis untuk penguat Covid: Bio Farma

Selain itu, pasien yang berusia lebih dari 80 tahun memiliki penyakit penyerta.

“Mereka datang ke rumah sakit karena gagal ginjal, tapi begitu masuk rumah sakit, mereka dites dan didiagnosis COVID-19,” katanya.

“Oleh karena itu, mereka diduga meninggal karena COVID-19,” tambahnya.

Berita Terkait: IDI meminta masyarakat untuk memantau situasi setempat dan mendapatkan booster covid

READ  Semoga 4.000 restoran Indonesia akan buka di luar negeri pada tahun 2024: Uno

Sejauh ini cakupan vaksinasi ulang di Bali sudah mencapai 82 persen, lapor Anom.

“Kami ingin vaksin booster segera mencapai 100 persen,” imbuhnya.

Dia mencatat, 30.000 dosis telah dikirim ke Bali belum lama ini sehingga tidak ada masalah dalam mendapatkan vaksin. Dosis didistribusikan ke sembilan kabupaten/kota di provinsi ini.

Berita Terkait: Vaksin Covid lokal untuk membantu memenuhi kebutuhan vaksinasi penguat: Kementerian

Berita Terkait: Masyarakat Indonesia diimbau untuk waspada karena bayang-bayang Covid kembali muncul