POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Para pejabat mengatakan pendarat bulan itu tergeletak miring tetapi masih beroperasi

Para pejabat mengatakan pendarat bulan itu tergeletak miring tetapi masih beroperasi

Sehari setelah pendaratan bersejarahnya, pesawat ruang angkasa pribadi pertama di bulan berada dalam kondisi baik tetapi terbalik, kata perusahaan yang membangunnya pada hari Jumat.

Pesawat ruang angkasa, bernama “Odysseus,” mendarat di kutub selatan bulan pada Kamis malam, dan merupakan kendaraan Amerika pertama yang mendarat dengan tenang di permukaan bulan sejak misi Apollo 17 pada tahun 1972.

Awalnya, Intuitive Machines, yang membuat Odysseus, mengatakan bahwa penjelajah tersebut mendarat dalam posisi tegak, tetapi analisis data selanjutnya menunjukkan bahwa penjelajah tersebut bersandar pada sisinya. Artinya, antena pesawat luar angkasa tidak mengarah ke Bumi, sehingga membatasi jumlah data yang dapat dikirim bolak-balik.

Odysseus belum dapat mengirimkan gambar apa pun sejak pendaratannya. Insinyur di Intuitive masih mencoba mengekstrak lebih banyak informasi dari pesawat ruang angkasa.

“Kendaraan stabil di dekat atau di lokasi pendaratan yang dituju,” Steve Altemus, CEO Intuitive Machines, mengatakan saat konferensi pers NASA pada hari Jumat. “Kami berkomunikasi dengan pendarat.”

“Ini luar biasa pada awalnya,” tambahnya.

Namun dia dan Tim Crane, chief technology officer, juga menggambarkan gangguan tak terduga yang hampir menghancurkan misi tersebut. Mereka mengatakan pendaratan itu berhasil diselamatkan karena kebetulan dan tindakan yang panik.

Kisah berkembang ini akan diperbarui.

READ  Para ilmuwan telah menemukan cagar alam berusia 20.000 tahun di Samudra Pasifik Utara