POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Menurut Djokovic, jika kasus harian Pemerintah-19 tidak mencapai 400.000

TEMPO.CO, JakartaPresiden Joko Widodo”Djokovic“Tren harian Emas-19 di Indonesia terus membaik setelah terjadi peningkatan dramatis infeksi akibat variasi delta,” kata Widodo.

Pada pertengahan Mei 2021, kenangnya, jumlah infeksi harian telah turun dari sekitar 12.800 pada awal Februari menjadi 2.633. Karena varians delta, jumlah ini naik menjadi 56.000 kasus pada Juli 2021.

Widodo ingat diberitahu oleh tim ahli epidemiologi pada saat itu untuk berhati-hati karena jumlahnya dapat terus meningkat menjadi antara 80.000 dan 160.000 kasus.

“Jika kita tidak bisa menghentikannya, itu akan meningkat menjadi lebih dari 400.000, tapi WL (Alhamdulillah) ada penurunan,” ujarnya dalam acara online, Kamis, 26 Agustus.

Sambil mengakui perkembangan Pemerintah-19 yang sangat baik, ia menggarisbawahi bahwa semua pihak harus waspada dan berhati-hati dalam mengambil keputusan kebijakan. “Karena ini (Pemerintah-19) sulit diprediksi dan tidak pasti, apalagi variasi delta,” katanya.

Tingkat okupasi tempat tidur rumah sakit juga menurun. Pada akhir Desember 2020, sekitar 68 persen. Hingga akhir Mei 2021, angka itu turun menjadi 29 persen. Namun, tingkat naik menjadi hampir 80 persen pada 18 Juli mengikuti variasi delta. BOR mencapai 100 persen di banyak rumah sakit.

WLBOR nasional hari ini turun 29 persen. Hal ini patut kita syukuri,” ujarnya Djokovic.

Melangkah: Djokovic, partai koalisi bahas pembangunan ibu kota baru

Caesar Akbar

READ  Australia kirim setengah juta vaksin ke Indonesia