POSPAPUA

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Jokowi menyoroti peran guru dalam mencapai visi emas Indonesia

Jokowi menyoroti peran guru dalam mencapai visi emas Indonesia

JAKARTA (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti pentingnya peran guru dalam mencapai visi emas Indonesia pada tahun 2045 di peringatan seratus tahun negara ini.

Saat membuka Kongres Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-23, Presiden mencatat Indonesia akan menjalani setidaknya tiga masa kepemimpinan sebelum mencapai tahun 2045.

“Para guru yang saya hormati, saya tidak bosan-bosannya mengingatkan kalian semua bahwa Indonesia mempunyai peluang emas untuk melompat maju dan menjadi negara maju pada tiga masa kepemimpinan berikutnya,” kata Presiden, seperti dilansir media online, Sabtu.

Ia mengatakan, masa depan Indonesia sebagai negara maju bukan hanya sekedar asumsi kosong belaka, seperti yang diharapkan oleh organisasi internasional seperti Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), International Monetary Fund (IMF), dan World Bank. menjadi negara maju di masa depan.

Dengan peluang besar tersebut, Jokowi mengatakan Indonesia harus keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah.

Ia menyatakan, Indonesia tidak boleh bernasib seperti beberapa negara Amerika Latin yang statusnya tidak berkembang melampaui negara berkembang sejak tahun 1970-an atau bahkan mundur dari negara miskin.

“Kita harus pastikan hal ini tidak terjadi di Indonesia. Kita harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menjadi negara maju ketika kita mendapatkan apa yang disebut dengan bonus demografi,” kata Presiden.

Ia menekankan, untuk menjamin keberhasilan lompatan menjadi negara maju, Indonesia harus meningkatkan bonus demografinya untuk menjamin generasi muda yang baik dan produktif.

Oleh karena itu, peran guru sangat penting dalam mengembangkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas baik dari segi kemampuan pribadi dan kepribadiannya, kata Jokowi.

Presiden juga mengapresiasi kerja sama pemerintah dan PGRI dalam meningkatkan kemampuan dan kompetensi profesional guru serta mengembangkan generasi muda yang maju dan berkarakter bangsa yang kuat.

READ  Tingkat pengangguran turun menjadi 5,86% di bulan Agustus: BPS

Berita Terkait: Ekonomi Kreatif Dapat Mendukung Golden Goal Indonesia: Uno

Berita Terkait: Dibutuhkan talenta kompeten untuk meraih Indonesia Emas: Menteri